Banyak anak bukan banyak rejeki

Baru-baru ini saya mendengar temen yang mengeluh biaya masuk SD yang mahal. Bayangkan saja untuk masuk SD biayanya bisa mencapai 40 juta, dengan iuran sekolah 1,7 juta tiap bulannya. Untuk biaya pendidikan sebaiknya tidak lebih besar dari 10% penghasilan. Artinya untuk membiayai 1,7 juta tiap bulannya, berarti orang tua perlu memiliki penghasilan 17 juta sebulannya. Di sekolah nanti sang anak umumnya punya temen yang orang tuanya memiliki penghasilan 20 juta sebulannya.

Saya mencoba mencari data biaya beberapa SD di Jakarta. Berikut datanya:

  • Binus International School (BIS) Simprug – tahun 2013 – dari 1 SD sampai 5 SD biaya yang harus dibayarkan adalah Rp 85 juta per anak ditambah iuran sekolah sebesar Rp 5,9 juta per bulan.
  • HighScope Indonesia – tahun 2013 – dari 1 SD sampai 6 SD biaya yang harus dibayarkan adalah Rp 49,50 juta per anak ditambah iuran sekolah sebesar Rp 3,75 juta per bulan.
  • Sekolah Alam Indonesia (SAI) – tahun 2013 , uang masuk SD 12 juta dengan iuran bulanan sekolah 560 ribu.
  • Citra Alam Ciganjur – tahun 2013 uang masuk SD 30 juta dan iuran bulanan 1 juta.

Yang perlu diperhatikan adalah setiap tahun umumnya biaya pendidikan bisa naik sampai 10%. Kenaikan biaya pendidikan umumnya lebih tinggi dari inflasi secara umum, yang bisa kita asumsikan 5%. Jika saat ini biayanya 20 juta, maka lima tahun lagi biayanya akan diatas 20 juta. Berikut adalah perkiraan biaya pendidikan dari playgroup sampai universitas yang  standard.

Baca Juga:

perhitungan biaya pendidikan

perhitungan biaya pendidikan

Pusing mikirin biaya pendidikan - klikdokter.com

Pusing mikirin biaya pendidikan – klikdokter.com

Total biaya yang dibutuhkan saat ini adalah 500 juta, namun jika anak anda masih berumur 1 tahun, maka total biaya yang dibutuhkan di masa depan adalah 2,1 milliar. Jadi jika mempunyai 1 anak, anak butuh 2,1 milliar, 2 anak butuh 4 milliar. Siap-siap kerja keras dan tidak bisa tidur malam ini memikirkan uang ini. Saya lampirkan excel untuk menghitung biaya pendidikan. Anda dapat mengubah biaya saat ini, dan umur anak untuk mengetahui total biaya pendidikan di masa depan.

Dengan adanya kenaikan biaya pendidikan10%, artinya uang anda perlu tumbuh lebih dari 10%. Misalnya uang untuk pendidikan saat ini sudah cukup dan di investasikan di deposito 7%, maka seiring waktu uang itu tidak akan cukup. Kuncinya adalah anda perlu investasikan dana anda dengan hasil yang lebih tinggi daripada peningkatan biaya pendidikan tersebut. Contohnya adalah berinvestasi di reksadana saham.

Artikel Menarik

loading...

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Komentar Dengan Facebook

1 Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *