Bahayanya Jebakan Investasi MMM

Anda akan memulai menginvestasikan uang anda? Pasti tidak sulit bagi anda untuk memulai lantaran informasi tentang investasi sudah banyak anda temui di Internet. Namun berhati-hatilah, ada berbagai macam bentuk tipuan investasi yang beredar, apalagi menjelang hari raya seperti ini. Iklan investasi yang ada biasanya menawarkan return yang menggiurkan dan jauh di atas jenis investasi yang banyak beredar sebelumnya.

Kali ini kami akan membagikan informasi mengenai jenis investasi “jebakan” yang sudah menelan banyak sekali korban. Korban biasanya berdatangan dari kalangan menengah hingga menengah ke atas. Namanya adalah Mavrodi Mondial Money, atau bahasa Indonesianya Manusia Membantu Manusia, yang sering disingkat dengan MMM.

MMM didirikan 1989 by Sergei Mavrodi, Vyacheslav Mavrodi, dan Olga Melnikova. Ketiganya menggunakan nama keluarga mereka sebagai nama usaha. MMM bermula dengan usaha jual beli computer dan peralatan kantor. Akan tetapi pada bulan Januari 1992 MMM dituduh menggelapkan pajak. Kasus ini mengakibatkan kebangkrutan. Lalu MMM banting setir ke usaha jual beli saham. Usaha ini pun tidak mendatangkan hasil yang baik.

Awal tahun 1994 MMM memulai usaha pyramid scheme atau phonzi. Cara kerjanya adalah dengan mengumpulkan dana masyarakat dengan iming-iming pengembalian atau profit yang tinggi. Investor juga wajib merekrut member lain untuk menyetor dananya. Usaha ini biasa disamarkan dalam aneka bentuk seperti kospin, MLM, atau aneka bisnis investasi gadungan lainnya.

Saat itu MMM mengumpulkan dana masyarakat dengan janji hasil investasi 1.000% setahun. Rakyat Rusia yang sedang dalam masa transisi reformasi berbondong-bondong menanamkan duitnya. MMM berhasil mengumpulkan dana rakyat Rusia dalam jumlah yang sangat besar, sampai mencapai USD50 juta (Rp500 M) per hari! Bisnisnya tetap berjalan karena Pyramid Scheme merupakan usaha legal di Rusia.

Nama Charles Ponzi menjadi terkenal karena ia menipu ribuan orang dengan trik invetasi bodong. Ia janjikan kepada orang yang invest dengan imbalan hingga 30 % per bulan. Darimana ia dapat dana untuk membayar imbalan 30% itu? Dia dapat uang investor yang datang belakangan. Selama ada investor baru, ia akan bisa terus bertahan.

Maka selama ada ribuan investor baru datang, jebakan investasi itu bisa bertahan. Uang investor baru itulah yang dipakai untuk bayar janji imbalan untuk investor yang duluan daftar. Terus saja berputar seperti itu, hingga suatu saat akan meledak.

Di Indonesia, investasi bodong jenis MMM ini sudah tergolong meresahkan. Member menyetor uang, lalu merekrut member lainnya, kemudian member mendapatkan bonus dari hasil setoran member di bawahnya. Dapat dipastikan MMM hanya akan beroperasi di negara-negara berkembang karena negara-negara maju jelas menetapkan pyramid scheme seperti ini sebagai bisnis terlarang dan illegal.

Pemerintah pun sudah melakukan tindakan atas upaya-upaya yang merugikan masyarakat tersebut. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengonfirmasi telah menutup 20 laman tawaran investasi Mavrodi Mondial Money Box atau yang dikenal Manusia Membantu Manusia (MMM). Penutupan 20 laman tersebut dilakukan Kominfo berdasarkan permintaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ismail Cawidu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo melalui keterangan persnya menjelaskan OJK menyebut laman MMM telah menimbulkan keresahan karena telah menghimpun dana masyarakat tanpa izin. Kemenkominfo kemudian menunjuk panel investasi ilegal, penipuan, obat makanan, perjudian, dan narkoba, untuk mengkaji lebih lanjut mengenai laman MMM yang beredar di internet.

Sesuai hasil kajian, panel kemudian mengusulkan kepada Menteri Kominfo Rudiantara untuk memblokir 20 situs MMM tersebut. Setidaknya ada tiga pertimbangan yang diajukan panel sebagai dasar pemblokiran 20 laman MMM, yaitu:

  1. Laman MMM tidak memiliki Badan Hukum serta Domisili Hukum yang menyelenggarakan transaksi elektronik.
  2. Tidak memiliki struktur organisasi yang jelas.
  3. Adanya pernyataan kekhawatiran masyarakat terhadap dana yang digunakan untuk mengikuti kegiatan MMM.

Ismail mengatakan atas pertimbangan tersebut, serta untuk memenuhi ketentuan Pasal 11 Permenkominfo Nomor 19 tahun 2014, Satgas menilai bahwa:
1. Muatan informasi dalam situs internet MMM sangat berpotensi merugikan masyarakat dan menimbulkan keresahan.
2. Untuk mencegah makin tingginya potensi kerugian masyarakat, maka perlu dilakukan pemblokiran atas laman MMM.

MMM bukan investasi?
MMM jelas bukanlah bisnis investasi. Dalam website atau video-video yang ditayangkan oleh MMM, secara gamblang dijelaskan bahwa MMM tidaklah melakukan investasi atau memutar uang tersebut dalam suatu industri atau bisnis tertentu. Uang yang dibayarkan kepada member semata-mata berasal dari member yang menyetor sebelumnya. Betul-betul bisnis murni piramida atau phonzi.

Karena tidak ada jaminan, bisnis ini (katanya) didasarkan atas rasa saling percaya di antara member. Suatu hal yang tentu tidak mudah karena para member sendiri belum tentu saling kenal. Sistim jual beli poin diistilahkan Give Help (?embantu? saat join /membeli poin dan Get Help (Minta Bantuan) saat menjual poin alias menarik dana.

Member yang akan bergabung membeli sejumlah unit poin yang disebut MAVRO. Keuntungan member nantinya ditentukan oleh nilai MAVRO ini. Setiap bulan nilai MAVRO dinaikkan dan diatur secara pribadi oleh Tuan Mavrodi sendiri (hebat yau. Dengan kata lain, makin lama harga untuk bergabung ke MMM akan semakin naik karena nilai poin akan dinaikkan.Secara sederhana digambarkan bahwa jika saat ini nilai 1 Mavro = Rp. 1000, maka jika Anda bergabung dengan uang Rp 1 juta, Anda bisa membeli 1000 poin Mavro. Bulan depan, nilai Mavro mungkin naik 30% sehingga menjadi 1 Mavro = Rp1.300 (saat tulisan ini diturunkan MMM menjanjikan keuntungan 30% ?55%). Anda yang menjual poin Anda (Get Help alias menarik dana) akan mendapat Rp1,3 juta atas 1.000 poin yang Anda miliki. Disaat yang sama, seseorang yang punya uang Rp1 juta, hanya bisa memperoleh 769 Mavro (Rp1 juta : 1.300) karena MAVRO telah dinaikkan nilainya; demikian seterusnya.

Dengan semikian nilai poin Mavro ditentukan secara pribadi oleh Tuan Mavrodi. Poin ini jelas berbeda dengan hitungan poin dalam investasi sebenarnya seperti asuransi unit link atau reksadana. Dalam investasi yang sebenarnya, uang investor ditanamkan dalam berbagai jenis usaha, sementara di MMM, uang Anda tidak diinvestasikan dalam bentuk apapun. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari dana orang lain. Peserta MMM menyebutnya, menerima bantuan alias GET HELP.

Jadi MMM bukanlah investasi apalagi bisnis, melainkan money game semata (jika Anda tidak mau menyebutnya arisan berantai). Ohya, dari segi legalitas, MMM tidaklah memiliki izin investasi dari OJK untuk menarik dana dari masyarakat. So, bila terjadi sesuatu, Anda tidak bisa menuntut siapa-siapa, karena Anda telah memasuki bisnis ?ku percaya saja?dengan kerelaaan sendiri. Tapi biasanya korban-korban money game tidak pernah menuntut karena malu akan kebodohan sendiri.
Kenapa investasi bodong itu bisa tetap laku? Mungkin karena sebagian orang Indonesia mudah terjebak dalam kegoblokan kolektif. Goblok berjama?h. Ramai-ramai menjadi goblok. Dalam ilmu investasi dikenal prinsip utama : high risk, high return. Low risk, low return. Kalau mau dapat imbalan hingga 30% perbulan, ya pasti risiko ruginya juga sangat tinggi.

Daripada uangnya hilang dalam jebakan investasi palsu ala Ponzi, lebih baik di-investasikan dengan cara yang lebih rasional dan feasible.

Ada 4 pilihan investasi yang layak dicoba yakni : 1) invest untuk beli tanah/properti, 2) invest ke reksadana, 3) atau emas (sebagai instrumen untuk menjaga nilai uang) dan 4) digunakan sebagai modal untuk bisnis/franchise. Asal memang investasinya di jalan yang benar ya, bukan investasi bodong a la Ponzi. Dalam ilmu investasi juga ada aturan : makin muda usia sudah investasi, makin bagus. Investasikan uang Anda secara bijak kearah ?set aktif?(misal tanah, ruko, kost, reksadana, sistem bisnis yang profitable), supaya uang yang bekerja keras untuk Anda.

Artikel Terkait