Bagaimana Mengukur Kinerja Marketing Dan Sales

Marketing dan sales bisa menjadi ujung tombak dari kegiatan bisnis anda. Jika anda memiliki produk dengan kualitas bagus namun marketing dan sales maka bisnis anda bisa berakhir dengan buruk. Marketing dan sales tentu menjadi hal yang sangat penting dalam bisnis karena akan menghubungkan anda dengan pembeli. Bayangkan jika marketing dan sales anda buruk akibatnya anda bisa kehilangan pembeli potensial atau anda hanya mendapat jumlah pembeli yang sedikit.

Marketing Dan Sales

Anda perlu mengetahui perbedaan marketing dan sales sebelum memulai untuk menjalankannya. Seringkali orang menganggap kedua hal itu sama padahal marketing dan sales adalah hal yang sangat berbeda. Marketing bekerja sebelum sebuah produk diluncurkan, bisa terkait dengan segala strategi yang akan dilakukan. Marketing merupakan keseluruhan kegiatan bisnis mulai merencanakan produk, membuat ketetapan harga, promosi hingga distribusi produk sedangkan sales berfokus pada kegiatan penjualan produk. Baik marketing ataupun sales memiliki peran penting dalam sebuah bisnis.

Sumber: http://mix.co.id

Sumber: http://mix.co.id

Marketing akan memberikan informasi produk pada calon konsumen termasuk keunggulan, manfaat dan fungsi produk. Sales selanjutnya akan bertugas untuk menyampaikan produk ke pembeli atau melakukan penjualan dengan pembeli. Jika anda sudah menjalankan strategi marketing dan sales anda, selanjutnya anda perlu mengukur kinerja marketing dan sales. Apakah kinerja tersebut efektif terhadap perkembangan bisnis anda. Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk mengukur kinerja marketing dan sales. Berikut kami uraikan beberapa cara untuk mengukur kinerja marketing dan sales :

1. Mencapai Target

Penjualan Kinerja marketing dan sales dianggap bagus ketika bisa mencapai target yang telah ditentukan sebelumnya. Sebelum anda memulai aktivitas marketing tentu anda harus menetapkan target penjualan. Target penjualan tersebut bisa anda tetapkan perbulan atau pertigabulan. Jika anda sudah menentukan target perbulan anda bisa menurunkan target menjadi mingguan kemudian menjadi harian. Anda juga bisa menetapkan target penjualan dengan menambahkan sekian persen dari penjualan periode sebelumnya.

Jika anda tidak memiliki target yang jelas tentu akan menyulitkan.Memastikan target penjualan tercapai adalah hal paling mudah dalam mengukur kinerja marketing dan sales. Tercapainya target akan memberi informasi bahwa kegiatan marketing yang anda lakukan cukup efektif.

2. Ukur Akuntabilitas Marketing Dan Sales

Pastikan anda dan tim sales telah mengikuti seluruh proses penjualan yang ada, misalkan actual call dan effektif call. Actual call adalah kunjungan yang dilakukan. Pastikan bahwa tim sales anda telah mengunjungi semua toko, reseller atau pembeli yang menjadi tanggungjawabnya. Effektif call yaitu toko, reseller atau pembeli yang melakukan transaksi. Idealnya adalah semua yang dikunjungi pada proses penjualan akan membeli dengan jumlah besar, namun kenyataan dilapangan tidak semudah itu. Jika proses penjualan diikuti dengan tepat kemungkinan untuk mendapatkan pembeli dan meningkatkan penjualan akan semakin besar sebab proses penjualan akan meningkatkan jumlah prospek.

3. Dokumentasi Aktivitas Penjualan

Dokumentasi aktivitas penjualan akan membantu anda dalam memantau detail aktivitas sales dan marketing. Melalui dokumentasi ini anda akan mendapat informasi mengenai kegiatan yang sudah dilakukan, jumlah dan siapa saja yang menjadi prospek, dan lain sebagainya. Data-data tersebut penting bagi anda. Anda bisa melihat jika ada kegiatan yang tidak dilakukan oleh tim sales anda. Anda juga bisa menggunakan data tersebut untuk menentukan strategi marketing yang tepat. Nah, itulah beberapa hal yang perlu anda lakukan untuk mengukur kinerja marketing dan sales. Apakah anda memiliki cara lain untuk menilai efektifitas kinerja marketing dan sales?

| updated

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *