Bagaimana Mengajarkan Anak Tentang Bisnis

Orang tua mana yang tidak memiliki keinginan untuk membuat anaknya sukses di masa depan. Banyak dari mereka bahkan mempersiapkan anak untuk mulai belajar bisnis sejak dini. Bisakah? Padahal anak-anak masih memiliki dunia mereka sendiri yaitu bermain. Sebenarnya anak sudah memiliki jiwa entrepreneur yaitu selalu ingin tahu sesuatu hal yang baru, selalu bersemangat, pantang penyerah, kreatif,inovatif, dan juga ambisius.

Anak Berbisnis

Hal positif yang sudah ada dalam diri anak tinggal dikembangkan dan diarahkan dengan baik. Mengajarkan anak mengenai dunia bisnis tidak perlu terlalu terbawa suasana serius. Berikut ini beberapa tips bagaimana mengajarkan anak tentang bisnis sejak dini dengan cara yang tentunya tidak menjemuhkan.

Sumber:http://cgblogassets.s3-ap-northeast-1.amazonaws.com/

Sumber:http://cgblogassets.s3-ap-northeast-1.amazonaws.com/

1. Bimbinglah Anak Supaya Memiliki Target

Anak tentunya memiliki keinginan-keinginan yang ingin dibeli atau dicapai. Ajaklah anak menulis daftar keinginan mereka dan kembangkan menjadi target yang harus dicapai. Berikan langkah langkah yang rinci untuk menggapai target tersebut. Berikan motivasi dan pujian atas usaha apa saja yang telah dilakukan oleh anak agar tetap semangat.

Baca Juga:

2. Ajarkan Anak Untuk Melihat Peluang

Cobalah tanyakan pada anak mengenai hal sekecil apapun yang mengganggu pikiran mereka. Contohnya saat mereka tidak bisa mengambil mainan di tempat yang tinggi. Ajak bicara anak tentang masalah yang sedang dihadapinya serta tanyakan solusi yang terselip di benak sang anak. Dalam hal ini, anak akan lebih berfikir aktif dan secara tidak langsung mengajarkannya melihat peluang serta memanfaatkan peluang usaha tersebut.

3. Biarkan Anak Belajar Berjualan

Berjualan akan meningkatkan kemampuan berkomunikasi pada anak sehingga tidak akan malu untuk berbaur di tempat umum. Kepercaya dirian diperlukan untuk bisa mendorong anak agar mampu menguasai bisnisnya. Bimbinglah mereka untuk menentukan apa yang ingin mereka jual, seperti; mainan bekas yang sudah tidak terpakai, buku-buku bekas mereka, dll. Biarkan anak mematok harga disetiap barang dagangannya sendiri. Bantu anak saat berjualan dengan mengajarkan cara memberikan kembalian, membungkus barang, dan juga untuk mengucapkan terimakasih kepada setiap pembeli sambil tersenyum ramah.

4. Ajarkan Anak Bagaimana Cara Mengelola Keuangan

Dengan membimbing anak untuk berdagang atau melihat orang tua berdagang, ajarkan anak untuk memberikan laba disetiap barang dagangan untuk kemudian diputar kembali menjadi barang dagangan baru untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Berikan contoh pada anak bersedekah dengan menyisihkan sebagian uangnya agar jiwa bisnis dan jiwa sosial dapat terbentuk dengan baik dan seimbang.

5. Ajaklah Anak Berkeliling Untuk Melihat Teknik Marketing Yang Berbeda-Beda

Teknik marketing sangat penting bagi seorang pengusaha untuk mengenalkan produknya di masyarakat. Ajaklah anak berkeliling dan melihat poster ataupun brosur dan tanyakan pendapat mereka mana yang lebih bagus dan mana yang kurang menarik. Tanyakan pada anak kenapa, bagaimana, dan apa yang sebaiknya dilakukan produk tersebut menurut versi mereka sendiri. Selain mengajak anak anda jalan-jalan, pertanyaan tersebut juga bisa ditanyakan pada saat melihat iklan di televisi.

6. Berikan Semangat

Saat Anak Mengalami Kegagalan Kegagalan merupakan guru dan motivator yang sangat baik. Jika anak mengalami kegagalan, jangan pernah sekalipun memarahi mereka. Pada saat itu anak akan mengambil keputusan untuk berhenti atau ingin melanjutkan. Berikan suntikan semangat dengan mengatakan jika kesalahan bukanlah sesuatu yang dapat memberhentikan langkah seseorang. Kesalahan justru bisa menjadi batu pijakan agar dapat meniti langkah lebih baik lagi dengan tidak mengulangi kesalahan yang sama dikemudian harinya.

7. Bangkitkan Jiwa Kepemimpinan

Di sekolah, anak diajarkan untuk mengikuti aturan tanpa diberi kesempatan untuk berfikir mandiri. Tapi, seorang pebisnis selalu mencari ide kreatif yang unik dan berbeda dari kebanyakan orang dan membuatnya menjadi peluang usaha. Cara mengajarkan jiwa kepimpinan pada anak sebenarnya cukup mudah yaitu dengan mendengarkan saat anak bicara di depan keluarga.

Artikel Menarik

loading...

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Komentar Dengan Facebook

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *