Bagaimana Menentukan Standar Gaji Anda?

Pada saat wawancara kerja biasanya dilakukan negosiasi gaji antara perusahaan dan kandidat karyawan. Pertanyaan seperti berapa besaran gaji yang diinginkan calon karyawan bukanlah pertanyaan tabu lagi dalam sesi ini. Selain itu permintaan akan besarnya gaji juga turut menentukan keputusan perusahaan dalam merekrut karyawan. Pertanyaan mengenai masalah gaji cukup riskan, jika tidak tepat dalam memberikan jawaban bisa jadi kita gagal untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.

Standar Gaji

Lantas bagaimana menentukan standar gaji anda? Sebelum menyebutkan nominal yang anda inginkan, akan lebih baik jika anda memperhatikan beberapa hal seperti dibawah ini:

Sumber:https://www.sipendik.com

Sumber:https://www.sipendik.com

1. Ketahui nilai lebih yang anda miliki untuk perusahaan

Sebelumnya anda harus mengetahui kelebihan yang anda miliki untuk kepentingan perusahaan. Meskipun anda merupakan seorang yang baru dalam dunia kerja anda tetap bisa menentukan gaji yang anda inginkan berdasarkan kemampuan yang anda miliki. Sebagian yang baru lulus biasanya cenderung pasrah dengan gaji yang diterimanya biarpun bergaji kecil yang semestinya tidak terjadi.

2. Pastikan anda layak

Diskusikan kemampuan dan kelebihan yang anda miliki dalam posisi pekerjaan untuk membuat perusahaan yakin bahwa anda layak mendapat jumlah gaji yang telah anda ajukan. Pastikan anda bertanggung jawab atas pekerjaan yang akan diberikan kepada anda nantinya. Anda harus menunjukkan kepada perusahaan ketrampilan yang anda miliki dapat menunjang kemajuan perusahaan sehingga anda layak mendapat gaji tinggi.

3. Cari perbandingan

Cari tahu kisaran gaji karyawan pada perusahaan tempat anda melamar. Selain itu anda juga bisa mencari tahu besarnya gaji karyawan pada perusahaan lain yang memiliki posisi sama. Jika mengetahui gaji yang umum diterima anda bisa menentukan besarnya gaji yang seharusnya diterima dengan masuk akal.

4. Mempertimbangkan keuntungan lain selain gaji

Selain gaji pokok yang anda terima sebaiknya anda juga mempertimbangkan keuntungan lain yang bisa anda dapatkan dari perusahaan. Keuntungan lain yang harus anda pertimbangkan meliputi asuransi kesehatan, bonus lembur, bonus berkala, uang makan, biaya transportasi, cuti tahunan dan lain sebagainya. Biaya makan dan transportasi sangat perlu kita perhitungkan, tentu kita tidak mau gaji habis hanya untuk transport dan makan saja kan?

5. Usahakan tidak menuntut

Dalam melakukan negosiasi gaji usahakan tidak menuntut, namun ajukan permintaan gaji dengan bertanya. Menuntut gaji akan berdampak buruk bagi anda, perusahaan akan menganggap anda seorang yang arogan.

6. Mintalah waktu yang cukup untuk bernegosiasi

Mintalah waktu berfikir yang cukup dalam melakukan negosiasi gaji, karena jika berfikir secara terburu-buru akan melupakan beberapa hal yang penting. Dengan meminta sedikit waktu anda bisa memikirkan berapa gaji yang anda ajukan dengan logis, dan penuh pertimbangan agar tidak ada penyesalan. Namun dalam meminta waktu ini jangan sampai anda terlalu lama dalam berfikir, itu akan membuat anda terlihat kurang serius dalam melamar pekerjaan di perusahaan tersebut.

Yang paling aman dalam negosiasi gaji adalah menanyakan berapa gaji yang ditawarkan oleh perusahaan untuk jabatan yang dilamar. Jika sudah mengetahui gaji yang ditawarkan kita bisa menentukan kira-kira gaji tersebut layak atau tidak, apakah gaji tersebut dibawah standart atau diatasnya. Pada semua hal diatas yang paling penting dalam menentukan standar gaji diri sendiri adalah kemampuan yang dimiliki. Perusahaan akan dengan senang hati memberikan gaji lebih jika kita memiliki kemampuan yang dapat membuat perusahaan makin bekembang. Untuk itu pastikan anda memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh perusahaan sehingga anda layak mendapat gaji sesuai yang anda ajukan.

Artikel Menarik

loading...

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

Komentar Dengan Facebook

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *