Bagaimana Cara Membuat Marketing Plan?

Setelah anda membaca artikel kami soal membangun business plan, kini saatnya anda kami ajak untuk mengetahui bagaimana cara membuat marketing plan. Sebenarnya, apa manfaat yang kita dapat dari membuat perencanaan macam ini? Manfaatnya tentu sangat banyak, terutama ketika anda sudah pada tahap memasarkan produk milik anda atau perusahaan tempat anda bekerja.

Baca: Membuat Business Plan

Pada dasarnya penekanan pada marketing plan adalah menjawab pertanyaan bagaimana produk akan dimasukkan dalam konstestasi pasar, dan apa strategi yang dilakukan agar orang terdorong untuk membeli produk tersebut. Sebuah bisnis dengan harapan keuntungan yang besar perlu membuat marketing, baik untuk pemilik bisnis maupun kepada investor. Secara sederhana, marketing dimulai dengan mengiklankan dan mempromosikan produk baru. Rencana yang anda buat tersebut harus meliputi kebutuhan konsumen, demografi, kesiapan untuk berkompetisi, gambaran soal strategi marketing, dan anggaran dana. Marketing adalah proses yang kompleks, ketika anda berhasil menciptakan strategi yang baik, anda telah berhasil memenangkan pasar. Berikut cara-cara yang dapat kami bagi:

Mendeskripsikan misi produk

Sebelum menulis sebuah marketing plan, anda harus mengetahui dengan dalam produk baru yang akan anda pasarkan. Anda perlu menemukan alasan kuat atau penentu mengapa produk tersebut dibangun. Apa masalah yang dapat diselesaikan produk itu, atau mengapa produk baru tersebut perlu untuk diketahui? Apakah ada produk sejenis yang sudah ada, dan apa yang membuat produk anda lebih baik dari produk lainnya? Pembeli produk baru adalah pelanggan yang menaruh harapan bahwa produk ini lebih baik daripada produk sebelumnya. Untuk itu anda perlu memastikan semua tenaga marketing anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan soal produk baru ini ketika pertama kali dilempar ke pasar. Ketika anda membuat deskripsi misi produk ini dengan jelas, hal ini akan memperlkuat pesan marketing yang akan disampaikan kepada calon pembeli.

Definisikan pasar anda

Berkaitan dengan misi produk baru itu, anda perlu juga mengetahui siapa pelanggan ideal dari produk tersebut. Anda disarankan untuk menemukan demografis calon pelanggan yang spesifik, dan pastikan produk tersebut memang mereka butuhkan. Misalnya, ketika anda memproduksi pakaian olahraga dry fit dry fit yang berharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah, anda perlu menyasar bahwa konsumen anda berumur 25-55 tahun dengan pendapatan bulanan di atas Rp5 juta. Semakin anda mengetahui pasar anda, semakin anda bisa mendifinisikan dengan komplit, semakin baik marketing plan yang anda buat.

Deskripsikan strategi pemasaran

Anda perlu mempersiapkan deskripsi dengan detil soal kampanye iklan yang membuat perusahaan anda bertemu dengan calon pelanggan. Strategi marketing yang baik biasanya memuat aksi spesifik soal pelanggan yang menjadi target, serta cara untuk meningkatkan penjualan. Bagian dari strategi ini adalah sebuah analisis mengapa dan bagaimana pelanggan membeli produk yang mirip dengan produk anda. Misalnya, anda bisa membuat/terlibat dalam event-event olahraga ketika produk yang anda jual adalah sepatu olahraga. Buatlah strategi yang spesifik soal di mana venue yang akan digunakan, bagaimana temanya, dan seperti apa kampanye produk baru anda itu akan dikerjakan.

Buatlah anggaran dana

Anda perlu melakukan penganggaran dana pada setiap strategi marketing yang anda buat. Anda perlu mempersiapkan deskripsi detil dan menghitung dengan detil setiap marketing plan pada tiap kampanye produk. Tanpa penganggaran yang detil, aktivitas marketing dan pengiklanan bisa membuat anda mengeluarkan banyak sekali dana. Misalnya, untuk beriklan di televisi nasional yang berjaringan sangat luas, anda perlu memilih waktu yang tepat serta harga yang sesuai. Ketika perusahaan anda besar, pastikan anda memilih media dan waktu yang tepat karena biaya iklannya bisa jutaan rupiah setiap detiknya. Untuk itu anda tidak perlu menjadi sangat ketat terhadap anggaran, tetapi pantaulah secara berkala agar bebannya tidak menjadi terlalu besar.

Persiapkanlah ringkasan eksekutif

Meskipun sebenarnya marketing plan adalah sebuah ringkasan, anda tetap perlu membuat ringkasan lagi di bagian akhir dari marketing plan. Hal ini dikarenakan ringkasan tersebut menyediakan semua aktivitas marketing yang telah direncanakan, anggaran, waktu, dan tentu saja goal yang anda tentukan. Ketika anda menulis ringkasan, pastikan bahwa ringkasan tersebut mencakup informasi singkat tentang perusahaan, deskripsi produk baru, kondisi pasar, target penjualan, dan seberaba besar potensi produk tersebut dapat ludes di pasaran. Buatlah ringkasan ini dengan menarik karena investor akan sangat membutuhkan sinopsis yang meyakinkan sebelum mereka menuju ke hal-hal yang lebih detil.

Nah, itu tadi beberapa cara membuat marketing plan yang langsung bisa anda terapkan sebelum memasarkan produk baru anda. Jika anda optimis dan yakin, marketing plan ini akan terlihat menarik bagi para investor sebelum mereka menginvestasikan uang dalam bisnis. Semoga anda makin memajukan aktivitas marketing anda dengan membaca tips ini.

Artikel Terkait