Apakah Investasi Syariah Lebih Menguntungkan?

Kebanyakan orang lebih memilih beralih ke investasi konvensional daripada memilih investasi syariah. Orang menganggap bahwa investasi konvensional menawarkan banyak sekali keuntungan-keuntungan bagi mereka. Investasi konvensional sangat menguntungkan jika dilihat dari permukaan. Namun di sisi lain, investasi konvensional justru akan memberikan kerugian yang tidak tanggung-tanggung jika tidak hati-hati. Ketidakhati-hatian ini akan menjadi bumerang bagi investor dan penanam modal lewat investasi. Ketidakhati-hatian justru akan dimulai sejak awal memutuskan untuk memilih investasi. Oleh karena itu, perlu lebih melongok ke dalam apa saja keuntungan dari masing-masing cara investasi, termasuk investasi syariah.

Keuntungan-Melakukan-Investasi-Reksadana-Syariah

Investasi

Belakangan, investasi syariah dilirik sebagai alternatif investasi konvensional. Hal ini karena investasi syariah dianggap lebih menguntungkan daripada investasi konvensional oleh beberapa orang yang menanamkan saham dan modal mereka. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, akibat keuntungan yang dirasakan dari investasi syariah. Investor menjadi lebih sangat percaya untuk beralih kepada investasi jenis ini. Jika memang benar sangat menguntungkan, apa saja sebenarnya keuntungan yang membuat orang beralih kepada investasi syariah?

Halal

Jika berinvestasi menggunakan tata cara investasi syariah, investor dan penanam modal akan terjamin dengan perputaran uang yang halal. Perputaran uang halal ini dijamin, sebab investasi syariah berpedoman dengan cara-cara dan syarat yang mengikuti hukum serta ketentuan dari Islam. Investasi syariah didahului dengan akad alias perjanjian dari kedua pihak, serta dibahas terlebih dahulu dan diusahakan agar terhindar dari hal-hal yang diharamkan oleh syariat Islam. Sehingga, antara pihak-pihak yang berinvestasi maupun yang menanamkan modal dapat merasa aman dan terjamin dalam menanamkan perputaran uang mereka.

Ada kejelasan

Karena investasi syariah berprinsip pada tata cara dan hukum yang disyariatkan oleh Islam, maka investasi syariah berpedoman pada kejelasan setiap ketentuan yang tertera. Kejelasan ini dimaksudkan agar setiap pihak yang berinvestasi mendapatkan kepastian serta keterangan yang jelas sebelum memulai atau menjalankan investasi. Kejelasan ini juga berguna untuk menghindarkan fitnah kepada masing-masing pihak selama investasi berlangsung. Kedua pihak juga berhak untuk mendiskusikan hal-hal yang sangat kritis dan rawan di dalam proses persetujuan investasi. Kesimpulannya, masing-masing pihak mendapat kepastian serta kejelasan mengenai kesepakatan-kesepakatan yang berhubungan dengan investasi di antara keduanya.

Tidak ada praktek riba, gharar dan maisyir

Praktek riba, gharar dan maisyir adalah praktek yang paling dihindari oleh investasi yang berbasiskan syariah. Praktek riba, gharar dan maisyir merupakan praktek yang sangat rawan ditemui di dunia investasi konvensional. Pihak penanam modal tidak akan mendapat kejelasan mengenai keuntungan, kerugian maupun kesepakatan-kesepakatan yang berada pada kedua belah pihak. Dikhawatirkan, ketika investasi sudah diselesaikan, maka tertinggal masalah di antar kedua pihak yang terjadi di kemudian hari. Masalah-masalah tersebut hendaknya diselesaikan saat investasi sedang berjalan. Namun karena tidak ada kepastian dan ada praktek riba, gharar dan maisyir yang terselubung, kesepakatan tersebut menjadi tertinggal dan tidak mempunyai kejelasan. Kelak, praktek-praktek tersebut malah akan mendatangkan kerugian yang amat sangat. Oleh karena itu, praktek semacam ini sangat dihindari oleh investasi syariah.

Meminimalisir resiko

Kepercayaan dari masing-masing pihak adalah tonggak utama. Kepercayaan ini dibantu dengan penegakan syariat dan tata cara Islam sebagai prinsip utama dalam menjalankan investasi syariah. Investasi syariah jelas memperkecil resiko yang didapat oleh masing-masing pihak. Hal ini karena investasi syariah berusaha menghindarkan pihak-pihak yang berinvestasi dari hal-hal yang sangat rawan dan mendekati hal yang dilarang. Ketika investasi berjalan, kedua pihak akan sama-sama merasa diuntungkan dengan investasi tersebut karena investasi syariah berusaha menjauhkan pihak-pihak tersebut dari hal yang haram dalam mengelola bisnis dan keuangan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *