Apa Itu Sukuk Ritel

Beinvestasi dapat menjadi salah satu sumber keuangan tambahan. Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk melakukan aktivitas bisnis, namun anda dapat tetap memperoleh keuntungan. Jika anda memiliki uang lebih yang belum terpakai, atau anda bingung menggunakan uang anda untuk apa namun tidak memiliki banyak waktu untuk memulai bisnis baru, anda dapat mencoba berinvestasi. Apakah anda pernah mendengar istilah sukuk ritel? Jika anda ingin memiliki bisnis dibidang investasi, anda perlu mengenal sukuk ritel.

Sukuk diadopsi dari bentuk jamak bahasa arab ‘sak’ atau sertifikat. Sukuk merupakan instrumen investasi berbasis syariah. Syariah tidak mengenal bunga dan kupon sehingga keuntungan berdasarkan bagi hasil. Sukuk retail merupakan obligasi syariah yang diterbitkan negara secara retail, maka dari itu disebut pula Surat Berharga Syariah Negara Ritel (Sukuk Ritel). Investasi yang didasarkan pada prinsip syarih tentu terjamin kehalalannya. Bagi anda umat muslim yang ingin menghindari riba dari bunga yang tentunya haram dalam syariat Islam, anda dapat mencoba berinvestasi sukuk ritel.

Sukuk-Ritel

Sukuk Ritel

Sukuk Ritel adalah surat berharga negara yang diterbitkan dengan didasarka pada prinsip syariah. Sukuk dijadikan bukti atas bagian penyertaan terhadap asset berharga yang bisa dijual kepada individu atau perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Agen Penjual, dengan volume minimum yang telah ditentukan. Apakah sukuk ritel dan obligasi konvensional sama? Tentu sukuk ritel dan obligasi konvensional berbeda. Pembeda utama sukuk dengan obligasi konvensional terletak pada penggunaan konsep imbalan dan bagi hasil sebagai pengganti bunga, selain itu sukuk ritel juga mengenal adanya akad atau perjanjian antara kedua pihak berdasarkan prinsip syariah.

Jika anda tertarik, anda bisa mendapatkan sukuk di agen penjual yang ditunjuk pemerintahseperti lembaga keuangan atau bank yang ditunjuk. Waktu pembelian sukuk juga telah diatur oleh pemerintah. Sukuk Ritel juga dapat anda beli di pasar sekunder, namun harga yang ditetapkan mungkin berbeda dengan saat peluncuran perdana. Harga dipasar sekunder dapat lebih tinggi atau lebih rendah dari nilai perdana. Berikut keuntungan yang bisa anda peroleh dari investasi melalui sukuk ritel:

1. Adanya jaminan imbalan serta pengembalian pokok investasi

2. Imbalan yang diperoleh lebih tinggi dibandingkan deposito bank

3. Sukuk ritel berpotensi untung jika diperjualbelikan dipasar sekunder

4. Anda dapat menjadikan sukuk ritel sebagai jaminan untuk kredit

Sebuah usaha tentu memiliki kekurangan atau kerugian, begitu pula investasi melalui sukuk ritel. Kekurangan yang paling dominan dari sukuk ritel adalah risiko pasar dan lukuiditas. Nilai investasi sukuk bisa saja turun dipasar sekunder, sehingga jika hal tersebut terjadi sebaiknya anda tetap menyimpan sampai jatuh tempo. Jangan sampai anda mengalami kerugian karena menjual sukuk padahal nilainya sedang turun. Dari sisi likuiditas, nilai sukuk akan berkurang dimata pembeli ketika harganya turun sehingga akan lebih sulit untuk menjual sukuk. Jika anda mulai tergiur untuk berinvestasi, satu hal yang perlu anda pertimbangkan tujuan keuangan anda.

Menetapkan tujuan keuangan dapat membantu anda untuk memilih investasi yang tepat. Tentu anda perlu melakukan berbagai pertimbangan sebelum memilih sukuk. Anda dapat memilih sukuk ketika sukuk sesuai dengan tujuan keuangan di masa depan. Kita dapat mengibaratkan investasi seperti menabung. Anda perlu menyeimbangkan waktu jatuh tempo sukuk dengan berapa tahun lagi anda akan memerlukan dana tersebut, sehingga dana yang anda miliki dapat digunakan secara maksimal dan tidak hanya didiamkan saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *