7 Kesalahan Dalam Melamar Kerja

Kebutuhan manusia tentulah sangat beragam dan yang namanya kebutuhan tentu harus dipenuhi. Kebutuhan bukan hanya sesuatu yang dapat kita penuhi sendiri namun juga ada kebutuhan yang cara pemenuhannya kita membutuhkan orang lain untuk melakukannya. Jika sudah begini paling tidak kita harus mencari alat tukar yang tepat jika kita menginginkan kebutuhan yang ternyata orang lain dapat memenuhinya. Untuk memperoleh alat tukar tersebut tentu manusia harus bekerja. Namun saat ini mata pencaharian atau jenis pekerjaan yang tersedia di Indonesia sangatlah minim.

7 Kesalahan Dalam Melamar Kerja

Belum lagi saat ini diberlakukan MEA di Indonesia yang mengharuskan kita bersaing dengan tenaga yang lebih profesional dan ahli dari dalam maupun luar negeri. Oleh sebab itu kita juga harus memperhatikan lowongan pekerjaan yang akan kita masuki. Jangan sampai lowongan pekerjaan yang akan kita masuki tidak sesuai dengan keahlian yang kita miliki. Banyak hal yang harus kita pertimbangkan sebelum memasukan lamaran ke sebuah tempat. Pertimbangan tersebut muncul karena kita sebagai pelamar tentu harus menyiapkan hal yang tepat agar tempat yang kita masuki lamaran dapat berkenan dan menerima kita sebagai salah satu pelamarnya.

Sumber: http://www.youthmanual.com/

Sumber: http://www.youthmanual.com/

Menyiapkan banyak persiapan dan pertimbangan sebelum melamar kerja tentu adalah hal yang tepat sebelum kita mengajukan lamaran kerja. Namun ada kalanya persiapan tersebut mempengaruhi kita dan dapat menghambat kita sebelum mengajukan lamaran pekerjaan. Berikut ini adalah 7 kesalahan saat melamar kerja.

  •   Kurangnya Informasi

Sebelum kita mengirimkan berkas lamaran tentu kita sudah harus mengetahui hal-hal yang sehubungan dengan tujuan lamaran kita. Namun kurangnya informasi yang kita miliki dapat mengakibatkan sulitnya kita dalam mengajukan lamaran tersebut. Misalnya kita kekurangan informasi tentang sebuah perusahaan sehingga membuat kita ragu apakah perusahaan ini legal atau sebaliknya. Apalagi saat ini bukan hal yang baru jika terdapat penipuan disebuah perusahaan ‘fiktif’. Hal inilah yang menjadi salah satu hal yang harus kita perhatikan betul.

  •  Tempat Kerja Yang Kurang Terkenal

Di Indonesia banyak sekali perusahaan yang sudah memiliki nama besar dalam bidangnya. Misalnya dalam bidang permigasan Indonesia di Indonesia memiliki Pertamina. Di dalam bidang penerbangan terdapat nama Garuda Indonesia dan masih banyak lagi perusahaan seperti unilever dan indofood yang namanya sudah besar dalam bidangnya. Hal ini yang membuat para pelamar menjadi ragu jika harus melamar ditempat yang namanya belum seterkenal perusahaan-perusahaan di Indonesia. Apalagi jika masih ada yang mempertimbangkan gaji yang didapat. Hal ini menjadi salah satu kesalahan pelamar kerja. Seharunya pelamar tidak perlu terlalu mementingkan hal tersebut dan tidak melihat kemampuan yang dimiliki. Yang terpenting perusahaan tersebut adalah legal dan sesuai dengan bidang yang kita miliki. Jika anda menginginkan gaji yang besar anda bisa mendapatkanya seiring berjalannya waktu. Karena keraguan anda terhadap tempat yang akan dimasuki lamaran akan memperlambat usaha.

  • Posisi Tidak Sesuai

Jika kita kembali berbicara tentang tenaga profesional tentu hal ini adalah saingan utama anda dalam melamar pekerjaan. Banyaknya orang yang membutuhkan pekerjaan dan mengajukan lamaran di sebuah tempat membuat pemilik perusahaan harus selektif dalam memilih calon pelamarnya. Perusahaan akan lebih mendahulukan mereka yang sesuai dengan posisi dari pada yang lain tidak sesuai dengan posisinya walaupun pendidikanya sama misalnya. Oleh karena itu akan lebih baik ajukan lamaran ketempat yang sesuai atau anda kuasai.

  • Mengulur Waktu

Jika anda sudah menemukan tempat yang sesuai dengan yang anda butuhkan segeralah mengajukan lamaran. Jika pengiriman lamaran di tunda maka bisa saja anda didahului oleh ‘pencaker’ lain.

  •  Pengalaman Dan Dokumen

Biasanya hal yang menyebabkan kita terlambat mengirim lamaran adalah kurangnya dokumen lamaran. Dokumen lamaran adalah yang yang memang harus kita persiapkan namun biasanya perusahaan akan menomorduakan dokumen yang notabene dapat kita lengkapi saat kita telah diterima di perusahaan tersebut. Yang dilihat terlebih dahulu adalah pengalaman yang kita miliki. Jadi ajukan saja terlebih dahulu dan jangan sibuk sendiri dengan hal penunjang yang masih bisa menyusul.

  • Ajukan Lamaran Tidak Secara Langsung

Jarak biasanya menyebabkan seseorang mengirim lamaran via pos maupun jasa pengiriman lainya. Akan lebih baik jika lamaran tersebut anda antarkan sendiri. Bisa kita lihat sendiri bagi pelamar yang mengantar sendiri saja terabaikan apalagi yang melalui pos. Namun jika dalam syarat dan ketentuan memang memperbolehkan menggunakan jasa pengiriman anda baru boleh melakukannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *