7 Kebiasaan Produktif bagi Pengusaha Muda

Entrepreneurship atau kewirausahaan bukanlah jalan yang seharusnya ditempuh oleh mereka yang mudah putus asa dan kehilangan arah. Seorang pengusaha harus punya keberanian untuk membabat hutan dan membuat jalur mereka sendiri, mengumpulkan sumber daya yang besar, dan mengambil risiko finansial yang besar. Pada kenyataannya, setiap pengusaha selalu berusaha mengindari ketakutan paling besar: kegagalan.

Maka untuk meraih kesuksesan yang besar, setiap pengusaha benar-benar harus fight untuk menciptakan peluang yang ada, terutama bagi pengusaha muda. Mereka seringkali memulai bisnis dari kekayaan yang hampir nol. Namun dengan memiliki jaringan kerja dan pengalaman bisnis yang mumpuni, banyak dari pengusaha muda ini yang meraih kesuksesan dalam beberapa tahun saja. Bahkan seringkai justru lebih daripada orang yang bekerja pada perusahaan sepanjang hidupnya.

Untuk memahami hal berbeda apa yang para pengusaha muda itu lakukan, beberapa pengusaha muda yang berasal dari Eropa membagikan beberapa pengalaman dari mereka. Mereka semua adalah pendiri perusahaan mereka sendiri yang sudah menjadi besar di negaranya. Pengalaman ini bukanlah tips umum yang sering anda temui, tapi lebih merupakan hal unik dan sangat personal. Pengalaman ini berupa kebiasaan mereka yang barangkali bisa anda adopsi dalam kehidupan dan bisnis anda untuk mendapatkan perubahan yang besar.

Baca Juga:

Membangun keteraturan jadwal

Seorang pengusaha muda mengatakan bahwa tujuan besar dari dirinya adalah menjadi konsisten pada jadwal yang dia punya. Hasilnya? Dia mengaku menjalani gaya hidup yang membuatnya bisa memaksimalkan nilai pekerjaan yang sudah dia lakukan selama ini. Dia percaya dengan memprioritaskan jadwal yang teratur ini dia mendapatkan hasil yang besar dan secara terukur memang menunjukkan perusahaan yang dia bangun bisa tumbuh dengan pesat.

Dia memiliki jadwal yang terbilang ekstrim yang pasti tidak diikuti oleh orang kebanyakan. Dia mengatakan pasti akan selesai makan malam pukul 23.00 lalu setelah itu akan bekerja dengan maksimal tanpa ada interupsi panjang hingga pukul 3.30. Bekerja pada tengah malam hingga subuh seperti ini membuat dia lebih produktif dalam memproses pekerjaan. Pada kurun waktu itu dia bisa menjawab surat elektronik dan memikirkan ide-ide besar tanpa ada gangguan yang berarti. Setelah itu dia tidur setiap hari pada pukul 4.00 dan bangun tanpa harus menyetel alarm.

Dia mengatakan, ?em>Other people might want to focus on other areas, like family, but a consistent schedule is key.?Bagaimanapun, dia tetap menekankan kunci bahwa jadwal yang konsisten adalah kunci dari keberhasilannya.

Bertanya suatu hal sebelum tidur

Pengusaha muda yang lain membagi tipsnya yang sangat personal. Setiap sebelum tidur, dia bertanya pada dirinya sendiri: ?alau aku setiap hari hidup dengan cara yang sama seperti yang aku lakukan hari ini, masa depan macam apa yang akan aku buat??pertanyaan semacam itu membuatnya perlu untuk mengevaluasi dirinya setiap hari. Evaluasi itu penting untuk melihat dan mengingat apa saja yang telah kita lakukan, apakah tindakan itu sesuai dengan prioritas dan tujuan kita atau tidak.

Dia membagikan prinsip yang dia pegang kepada kita, ?he future is shaped one day at a time, and it’s never as far away as we think.?Kira-kira dia ingin menegaskan bahwa masa depan itu dibentuk pada hari ini, saat ini, dan itu tidak jauh dari apa yang kita pikirkan. Masa depan itu adalah apa yang kita lakukan saat ini juga.

Pergi berpetualang tiap akhir pekan

Seorang pengusaha muda mengatakan bahwa ketika berpetualang itu dia bisa menghubungkan berbagai macam hal yang selama pekan produktif itu terasa ruwet dan saling tidak beraturan. Setiap akhir pekan dia menyempatkan diri untuk sekadar hiking ke tempat yang biasanya belum pernah dia kunjungi sebelumnya. Terkadang dia merencanakan tempat dengan matang, meski tidak jarang juga dia mengendarai mobilnya selama satu jam dan secara spontan saja melakukan outdoor hiking di sekitar tempat itu. Aktivitas itu paling hanya dilakukan selama satu hingga empat jam lamanya. Tidak lupa dia membawa buku catatan dan membiarkan pikiran datang dengan sendirinya tanpa harus dipaksa.

Kebiasaan itu menurutnya bisa membantu untuk menurunkan tingkat stres yang dia alami selama hari kerja. Ide-ide yang baik juga biasanya muncul ketika dia melakukan hal ini. Dia menganggap ini sebagai sebuah meditasi yang memperbaiki kualitas diri. Dengan mengevaluasi ide dan pengaplikasiannya dalam bisnis, orang dapat secara perlahan menempatkannya pada realitas dan melihat langsung bahwa imajinasi itu menjadi nyata.

Sebagai keuntungan tambahan, berbagai penelitian kesehatan menyebutkan bahwa melakukan aktivitas fisik selama seharian itu sangat penting bagi kesehatan tubuh kita. Fakta yang mengejutkan adalah penelitian lain menyebutkan duduk selama satu jam itu lebih buruk daripada menghisap dua batang rokok.

Mandi dengan air hangat atau biasa? Keduanya.

Ini adalah kebiasaan unik yang barangkali jarang sekali kita lakukan. Seorang pengusaha muda mengaku melakukan kebiasaan itu, dalam satu aktivitas mandi dia menggunakan dua macam suhu air tersebut: hangat dan biasa (dingin). Dia melakukannya di manapun dia mandi pagi, apakah itu di hotel atau di tempat dia tinggal selama 14 tahun belakangan. Awalnya dia mandi di bawah shower selama 30 detik dengan air dingin, disusul 30 detik dengan air hangat, lalu kembali mandi air dingin selama 30 detik. Dengan cara itu dia bisa meningkatkan energi dan pencerahan untuk memulai hari dengan perasaan yang segar.

Untuk memulainya barangkali anda perlu memahami bahwa rumusannya adalah cold-hot-cold water. Rumus itu berlaku sekali putaran mandi, dan selalu awali dan akhiri dengan air dingin. Supaya tidak terlalu kaget, anda perlu membahasi bagian kaki terlebih dahulu, baru naik ke atas perlahan.

Merenungkan pertanyaan terbuka kritis melalui lensa yang berbeda

Kita menemukan beberapa kata yang perlu dijelaskan di sini. Pertama, kritis, artinya melihat sesuatu dengan tidak apa adanya, selalu mempertanyakan apa yang sebenarnya ada di balik sesuatu yang terlihat. Kedua, tentu saja lensa, yang berarti cara pandang kita terhadap sesuatu.

Seorang pengusaha yang mendirikan perusahaan dalam bidang energi mengatakan bahwa setiap teknologi yang berhasil mereka temukan dan bangun telah dipertanyakan kembali dalam pertanyaan terbuka kritis. Hal ini juga mereka lakukan pada strategi-strategi bisnis yang sudah mereka lakukan. Menurutnya, dia dapat memberi toleransi pada pertanyaan terbuka selama beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun. Pertanyaan terbuka itu termasuk digunakan untuk menemukan siapa yang kelak menjadi rekanan bisnis anda. Selain itu juga dapat menunjukkan bagaimana sebaiknya seseorang itu menjual produk baru mereka kepada khalayak yang biasanya memang berrisiko.

Biasanya jawaban sederhana yang keluar dengan cepat dari pertanyaan itu tidak memuaskan baginya. Alih-alih menyerah atau melupakan permasalahan ini, dia mengatakan tetap menghadapi sebuah masalah itu dengan lensa dan sudut pandang yang berbeda setiap harinya.

Menyusun tiga tujuan yang spesifik secara mingguan dan bulanan

Seorang pengusaha lagi menyarankan kepada kita untuk membuat tiga goal yang spesifk dalam mingguan dan bulanan, dan mengabaikan hal lainnya. Hal ini penting untuk membuat kita tetap fokus. Dia mengatakan ada jutaan hal yang sebenarnya bisa kita lakukan untuk mengembangkan kualitas bisnis kita. Masalahnya adalah, ketika anda berusaha untuk memperbaikinya langsung secara bersamaan, anda justru tidak membuat satupun perubahan yang berarti.

Anda harus memaksa diri anda untuk konsisten pada goal yang telah anda buat sebelumnya. Setidaknya dalam satu hari, dia menanyakan pada dirinya sendiri, ?pakah yang saya kerjakan hari ini membantu saya untuk mencapai tiga goal itu??Masalahnya memang, sangat mudah bagi kita untuk tergoda mengerjakan urusan yang tidak mendesak kita lakukan. Anda memang harus tetap pada jalur yang anda tentukan sebelumnya. Hal ini dipercaya bisa menyelesaikan banyak hal besar secara lebih cepat.

Dia membangun kebiasaan untuk melakukan meeting pada hari Jumat untuk tetap membangun akuntabilitas dan memastikan dia dan timnya masih berada pada jalur yang sama. Selama meeting tersebut dia mengajak tim di perusahaannya untuk membentuk tiga goal yang spesifik setiap minggunya dan melihat di manakah posisi mereka ketiga melihat tiga goal pada minggu sebelumnya. Dengan demikian dia dapat lebih mudah untuk mengidentifikasi mana yang salah pada minggu ini, bulan ini, dan sebagainya.

Membuat daftar pekerjaan segera setelah sampai meja kerja

Seorang pengusaha yang lain membagikan kebiasannya kepada kita untuk rajin membuat daftar dari segala yang akan dia lakukan pada hari ini. Dia mengatakan ada dua waktu yang biasanya dia gunakan untuk melakukan aktivitas ini: satu jam pertama setelah dia sampai kantor pada pagi hari, atau justru pada akhir hari untuk membuat daftar pekerjaan esok hari. Dia menuliskan daftar ini pada berbagai gadget yang dia miliki misalnya iPad, komputer meja, dan iPhone. Dia juga menggunakan layanan Gmail Tasks sehingga dapat menghubungkan daftar itu pada akun surat elektronik yang dia miliki.

Dia memaksa dirinya untuk tetap membuat rencana harian, mingguan, atau bahkan tahunan sebelum dia mulai untuk mengeksekusi rencana tersebut. Dia percaya bahwa rencana tersebut meningkatkan kemampuan dia dalam mengatur dan kejelasan dalam bekerja.

Nah, itu tadi 7 kebiasaan para pengusaha muda yang barangkali menginspirasi anda untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses. Faktanya riset dari Duke University mengatakan memang 40 persen dari perilaku kita yang bersifat otomatis memang berasal dari kebiasaan-kebiasaan yang kita bangun. Jadi, ketika anda memilih perilaku yang baik dan membuatnya menjadi sebuah kebiasaan, anda telah berhasil membuat hari anda benar-benar sukses.