7 Alasan Anda Tak Akan Pernah Jadi Jutawan

Menjadi jutawan atau orang kaya adalah impian dari banyak orang. Memiliki harta yang berlimpah ruah memang tidak menjamin anda bisa memiliki kebahagiaan. Akan tetapi ketika anda memiliki harta, anda akan memiliki peluang yang lebih besar untuk menemukan hal-hal yang membuat anda merasa berbahagia.

Anda tentu telah mendengar begitu banyak tips dari sumber manapun yang akan menjelaskan kepada anda bagaimana cara untuk menjadi jutawan. Kali ini kami akan menuliskan hal yang sebaliknya, yaitu soal bagaimana anda tidak akan pernah jutawan. Ini adalah soal sudut pandang soal bagaimana anda melihat peluang diri dan usaha yang bisa anda lakukan. Berikut ulasannya:

  1. You?e Not Your Own Boss

Ini adalah alasan yang paling banyak digunakan oleh orang. Kita tentu sering dengar istilah ?alau mau jadi kaya, jadi pengusaha dong!?atau ?amu masuk kerja pagi, pulang kerja malam, tapi kok enggak kaya kaya??Apakah yang demikian ini memang benar?

Faktanya, tidak ada yang bisa menjamin bahwa ketika anda menjadi seorang pengusaha, anda bisa mendapatkan uang senilai jutaan hingga miliaran rupiah. Ketika seseorang yang menjadi pengusaha bisa mendapatkan uang sebanyak itu, bukan berarti anda juga secara otomatis dapat melakukannya. Namun kenyataannya memang sangat sedikit pekerjaan yang memungkinkan anda mendapat upah hingga miliaran rupiah.

Para penasihat bisnis menyarankan anda untuk tidak keluar dari pekerjaan anda esok hari dan langsung memulai sebuah bisnis dengan begitu saja. Lebih baik anda mengorbankan waktu untuk ?endua?walau sejenak. Tetaplah menjaga pekerjaan anda sementara anda memulai bisnis sebagai sampingan. Anda akan bisa menjaga pemasukan anda, yang memungkinkan anda untuk membangun bisnis yang dapat menaikkan pemasukan anda.

  1. You Avoid Taking Risks

Mana yang lebih pemberani di antara dua orang ini: preman atau pengusaha? Sebagian orang barangkali akan menjawab preman sebagai pihak yang lebih pemberani, tapi sebenarnya pengusahalah yang paling berani di antara yang lain. Mereka berani untuk mengambil risiko.

Seseorang tidak akan menjadi seorang jutawan tanpa mengambil sejumlah risiko besar yang mereka hadapi. Risiko besar itu kadang perlu diambil dengan keberanian dengan keyakinan besar dan perhitungan yang matang. Jadi memang benar bahwa pengambilan risiko ini bukan berarti menginvestasikan seluruh uang anda ke dalam sebuah investasi secara membabi buta, atau anda dengan konyolnya melakukan gambling terhadap semua uang anda.

Bagaimanapun, penghitungan yang tepat soal risiko besar ini adalah sebuah bagian dari manajemen keuangan yang baik. Tidak ada seorang kaya yang hanya mendapatkan dana dari bank saja. Lebih tepatnya, para jutuawan mengetahui bagaimana cara menginvestasikan keuangan dengan lebih bijak.

  1. You Never Act on Your Good Ideas

Selain keberanian untuk mengambil risiko, anda juga perlu membangun keberanian untuk mengeksekusi ide-ide yang anda miliki. Ide anda bisa saja datang dari mana pun, kapanpun, dan dari siapapun. Ratusan atau ribuan ide sekalipun bisa saja datang, tetapi tentu memiliki nilai berbeda ketika tidak bertindak atas itu.

Jika anda adalah seorang pemimpi yang tak pernah tergerak untuk menggerakkan uang anda dari setiap ide yang muncul dari benak anda, anda tidak akan pernah menjadi kaya. Seorang jutawan tidak akan pernah duduk diam melihat orang lain begitu kesulitan dalam kehidupan mereka. Mereka juga akan mengambil tindakan untuk membantu mereka yang kesulitan itu untuk mencapai tujuan mereka.

  1. You Don? Manage Your Money Wisely

Ini hal sederhana yang seringkali kita lewatkan karena terlalu jauh melihat ke tujuan. Kita lupa untuk mengatur keuangan dengan bijak, dan hanya membayangkan anda menjadi jutawan dengan segala peluang yang anda miliki. Hal-hal kecil semacam ini sebaiknya jangan pernah ditinggalkan, karena kita membangun segala hal berawal dari hal-hal kecil semacam ini.

Faktanya, setiap orang pada umumnya memiliki potensi untuk menjadi jutawan. Hal ini bisa ditempuh dengan berbagai ragam investasi, pendanaan yang sudah tetap, dan punya tujuan keuangan yang jelas. Ketiga hal ini lah yang membuat kita harus yakin bahwa orang biasa dengan upah rata rata pun bisa menjadi jutawan dengan upaya yang ada.

Bukan ancaman, tetapi jika anda tidak dapat mengelola keuangan anda dengan bijak mulai dari sekarang, akan sulit bagi anda untuk meraih tujuan menjadi jutawan atau orang kaya. Anda memang perlu mengevaluasi ulang anggaran anda dan membuat tujuan yang jelas bagi diri anda untuk membantu anda mendapatkan apa yang anda inginkan.

  1. You Don? Set Clear Goals for Yourself

Banyak yang mengatakan bahwa hidup adalah soal membuat goal dan melakukan perjuangan untuk melampaui goal yang sudah dibuat tadi. Ini juga berlaku bagi anda. Soal membuat goal ini adalah juga hal penting bagi anda untuk menjadi jutawan. Dikatakan bahwa orang yang tidak membuat goal yang jelas dalam hidup keuangannya tidak akan mengambil keputusan keuangan yang cerdas. Artinya, anda memang memerlukan goal untuk membantu anda menyimpan dan menginvestasikan uang anda dengan bijak.

Goal yang anda buat itu boleh saja sederhana, tetapi harus tetap jelas. Misalnya, anda memiliki goal untuk menabung berapa untuk bisa mengambil liburan, dan sebagainya. Membuat goal ini akan membantu anda untuk menentukan apakah anda perlu untuk mengeluarkan uang anda pada hal-hal lain yang mendatangi anda pada waktu-waktu tertentu. Ketika anda mengelola uang dengan goal yang spesifik dalam pikiran anda, akan lebih mudah bagi anda untuk mengatakan ?idak?pada peluang-peluang untuk mengeluarkan uang anda.

  1. You Don? Put in Enough Time, Effort, and Energy

Seringkali kita terlena dengan kata-kata ?ork smart, not work hard.?Nasihat itu mengajarkan kita untuk bekerja dengan cerdas, tapi bukan berarti kita tidak dianjurkan untuk bekerja keras. Bagaimanapun kerja keras kita akan turut menentukan apa yang akan kita peroleh.

Tidak ada seorang jutawan yang mendapatkan hasil tersebut hanya dengan menonton TV seharian, atau bahkan tidur 12 jam sepanjang malam. Kecuali anda mendapat warisan yang sangat banyak atau merupakan orang beruntung yang memenangkan lotere. Ketika anda tidak menggunakan uang, usaha, dan energi anda dengan sebenar-benarnya, tujuan anda menjadi jutawan masih jauh panggang dari api.

Seorang jutawan mensyaratkan penganggaran waktu dan energi yang mereka letakkan pada proyek yang menjadi investasi mereka. Mereka para jutawan ini memahami bahwa mereka tidak akan mendapatkan hasil yang kecil saja, mereka akan mengusahakan perjuangan yang keras untuk kemudian memetik buahnya di bagian akhir perjuangan itu. Untuk itu anda perlu belajar bagaimana menggunakan waktu anda dengan bijak sehingga anda dapat menjadi lebih produktif dengan segala usaha yang anda miliki.

  1. You Aren? Networking with the Right People

Ada sebuah ajaran yang mengatakan ?ika anda ingin melihat siapa diri anda, lihatlah orang-orang yang selama ini berada di sekitar anda.?Tentu saja hal ini tidak mutlak demikian, tetapi memang ada kecenderungan kita akan merasa nyaman berada di sekeliling orang yang satu frekuensi, satu visi dengan kita. Begitupun sebaliknya, lingkungan juga akan membentuk kita sebagaimana lingkungan itu dibentuk oleh orang-orang yang berada di dalamnya.

Anda tidak akan meraih kesuksesan besar dalam hidup anda jika anda sering menghabiskan waktu dengan orang-orang malas yang tidak tertarik untuk mengatur keuangan mereka dengan bijak. Bagaimanapun, ketika anda terlihat energik, terlihat menjadi orang sukses, ini akan membuat anda menjadi orang yang menarik untuk diajak membangun relasi.

Untuk itu anda perlu membentuk hubungan yang baik dengan orang-orang sukses di komunitas tempat anda biasa beraktivitas. Bila perlu, carilah orang yang dapat menjadi mentor anda untuk mengelola keuangan, berinvestasi dengan bijak, atau bahkan menjadi mitra untuk membangun sebuah bisnis. Menghabiskan waktu anda dengan orang lain yang turut membagikan goal anda akan memacu semangat dan usaha anda untuk menjadi jutawan.

Semoga anda bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang sudah disebutkan tadi. Kita tentu ingin mendapatkan hasil positif dari setiap informasi yang kita terima. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait