10 Tips Investasi Properti

Anda sudah mengenal investasi dalam properti? Atau anda sudah akan memulai perjalanan anda dalam berinvestasi? Pada artikel ini anda akan mendapatkan sepuluh tips investasi properti yang kami sajikan khusus untuk anda. Mengapa investasi properti menjadi pembahasan kali ini? Berbagai pakar investasi dan penasihat keuangan memprediksi bahwa tahun 2015 ini bisnis properti mencapai tingkat yang menjanjikan. Hal ini antara lain karena secara umum dana investasi dari negara asing mengucur sangat deras, dan salah satu model bisnis mereka adalah bekerjasama dengan pengusaha lokal. Nah, jadi apa saja sepuluh tips tersebut?

Mulailah dari sekarang

Ya, mulailah dari sekarang. Bagi anda yang masih berusia muda, mulailah melakukan investasi mulai dari sekarang. Para pakar investasi mengatakan semakin muda usia anda melakukan investasi, terutama investasi properti, posisi keuangan anda kelak akan semakin baik. Barangkali anda tidak bisa langsung menyediakan dana atau mengajukan pinjaman sedemikian besar untuk langsung menginvestasikan dana anda. Namun demikian masih banyak yang bisa anda lakukan sebelum mulai berinvestasi, misalnya, melakukan riset yang panjang, menambah ilmu dan pengetahuan tentang properti dan jenis-jenisnya, hingga menghubungi penasihat keuangan sebelum menginvestasikan dana. Bagian perencanaan adalah bagian yang penting untuk dilalui. Sebaiknya berjalan dulu tanpa ada perencanaan yang matang, supaya risiko lebih bisa tertangani sejak dini.

Tentukan tujuan investasi yang spesifik

Dalam perencanaan itu tanyakan kepada diri anda, apa tujuan investasi anda? Jawablah tujuan tersebut dengan spesifik. Artinya, anda perlu untuk memiliki tujan yang terukur berupa angka, serta jangka waktu pencapaiannya. Tentu saja untuk menetapkan tujuan tersebut kita harus realistis karena tujuan itulah yang benar-benar akan kita raih. Kalau kita tidak realistis dan tanpa melihat kondisi keuangan yang sekarang, yang dikhawatirkan adalah justru terasa teramat berat dan malah tidak terwujud. Paling tidak pastikan dulu bahwa ketika anda akan memulai investasi properti, tujuan investasi anda adalah jangka menengah hingga jangka panjang yang berarti tiga hingga lebih dari lima tahun.

Cermati peta perencanaan wilayah

Ketika anda mulai memasukkan tujuan yang spesifik dalam perencanaan investasi anda, kini saatnya sedikit melihat keluar untuk mencermati peta perencanaan wilayah. Setiap wilayah sebenarnya memiliki peta perencanaan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dengan menggandeng tim-tim konsultan perencanaan. Ada baiknya anda mencari informasi tentang perencanaan wilayah tersebut agar menanamkan investasi pada lokasi yang tepat. Misalnya, daerah A akan dijadikan sebagai wilayah industri. Nah berarti anda bisa mencari-cari daerah untuk segera membangun investasi di sana karena dipastikan harganya akan melambung dengan cepat. Anda bisa memilih daerah A atau sedikit di luar A untuk bisa menjamin ketenangan sekaligus tidak terlalu jauh dari wilayah industri.

Menjadi follower terlebih dahulu

Khusus bagi anda yang baru memulai bisnis properti, berbagai pakar investasi menyarankan anda untuk menjadi follower terlebih dahulu. Apa maksudnya? Ketika anda baru memulai dengan modal yang terbatas, anda akan menjalani tugas yang berat jika menempatkan diri sebagai pionir. Ketika kita menjadi pionir, kita harus mengeluarkan dana yang amat besar untuk edukasi pasar dan dana iklan. Nah, biarkan pengusaha-pengusaha besar dulu yang menjadi pionir pada suatu daerah, lalu andalah yang mengikuti. Ini adalah langkah awal yang baik untuk memetik keuntungan dari bisnis properti. Lambat laun ketika anda sudah memiliki dana yang cukup dan pengalaman yang mumpuni, barulah anda memberanikan diri untuk menjadi pionir.

Pilih cara pembayaran yang dicicil

Anda perlu memikirkan strategi pembayaran dengan mencicil, untuk menjaga saldo rekening anda. Bahkan, kata seorang pakar investasi, kalau perlu ambil tenor yang cukup lama supaya tidak memberatkan cash flow keuangan bulanan anda. Mereka menyarankan maksimal utang atau cicilan untuk membayar utang itu adalah 30% dari pendapatan bulanan anda, jangan sampai melebihi jumlah itu. Nah, pertanyaannya, bisakah kita mencicil uang muka properti? Bank Indonesia sudah memberikan aturan uang muka yang harus kita bayar sebagai investor minimal 30% dari nilai properti. Namun tenang, karena masih banyak pengembang yang memberikan kemudahan bagi kita dengan memperbolehkan membayar uang muka tersebut dengan cara dicicil sampai enam kali.

Perhatikan pertumbuhan return positif

Anda perlu mencari aset yang returnnya positif (necessary condition) dengan pertumbuhan return yang juga positif (sufficient condition). Return positif terjadi jika turunan pertama fungsi harga adalah positif yaitu jika harga aset naik dari tahun ke tahun. Pertumbuhan return positif akan ada jika turunan kedua bernilai positif. Tidak sulit mencari alternatif investasi yang mampu memberikan return positif. Sebagian besar properti atau saham memenuhi kriteria ini, tetapi tidak banyak properti dan saham yang mampu memberikan pertumbuhan return positif. Kesimpulannya, prinsip dasar investasi itu adalah mencari aset yang kita pahami yang nilainya jauh di atas harganya sehingga ke depan baik return (turunan pertama) maupun pertumbuhan return (turunan kedua) akan positif

Memerhatikan time value

Selain tips pertama untuk memulai saat ini juga, beberapa pakar investasi menyebutkan kita harus menghargai waktu, terutama dalam berbisnis properti. Waktu adalah hal sangat berharga dalam bisnis ini karena kenaikan harganya bisa melonjak gila-gilaan dalam waktu yang tidak lama. Barangkali anda menunggu tahun depan saja untuk menginvestasikan dana anda, bisa saja sudah sangat melonjak dibandingkan dengan tahun ini. Dari sisi internasional, tanah di Indonesia masih menempati harga yang relatif murah dibandingkan dengan tanah di negara tetangga. Itulah mengapa harga tanah di Indonesia saat ini bisa dikatakan setiap detik mengalami kenaikan. Namun demikian, harga tanah yang meninggi dapat diatasi dengan perencanaan yang matang serta memperhatikan betul time value ini.

Memilih kategori low end

Bagi anda yang sedang memulai bisnis properti ini dengan modal yang terbatas, tidak ada salahnya anda memilih kategori properti yang masih low end. Artinya, jika anda menginvestasikan rumah, anda bisa memilih rumah dengan spesifikasi yang sederhana terlebih dahulu di daerah yang belum terlalu ramai. Tujuannya tentu saja adalah agar sesuai dengan besaran modal anda. Untuk prinsip yang satu ini yang diutamakan adalah menambah aset anda dulu. Ketika aset itu berkembang, hingga rumah anda bisa dijadikan agunan, anda bisa menambahkan modal yang lumayan itu mengembangkan bisnis atau properti yang lain.

Mengubah jenis properti bila diperlukan

Bila anda memiliki dana yang cukup, ada saran untuk mengubah fungsi dari jenis properti yang anda beli. Dalam eskalasi dana yang sangat besar misalnya, anda disarankan mencari apartemen dan mal yang tidak laku maka harganya dapat lebih murah, lalu ubahlah fungsi mal atau apartemen tersebut dengan menjadi hotel atau function hall karena baik secara jangka panjang. Atau dalam skala yang lebih kecil, anda bisa mengubah rumah sewa anda menjadi tempat kos-kosan dengan banyak kamar. (baca juga: Keuntungan dan Kerugian Investasi Rumah Kos) Capital gain yang didapatkan dari bisnis kos-kosan memang lebih tinggi dari rumah sewa karena anda bisa menambahkan beberapa peluang bisnis yang ada.

Berani ambil risiko

Lalu kita sampai kepada tips yang terakhir, yakni berani untuk ambil risiko. Barangkali ini memang prinsip yang sangat umum, tapi dalam bisnis properti keberanian anda untuk ambil risiko ini adalah modal utama yang sangat berpengaruh. Setelah anda membuat rencana dengan matang dan memperhitungkan segalanya, kini tiba saatnya untuk mengaplikasikan rencana tersebut. Misalnya, jika anda melihat sebuah daerah yang memang berpotensi untuk naik dengan tinggi, maka tunjukkan keberanian itu dengan menginvestasikan uang anda pada ruko, misalnya, meski harganya begitu tinggi. Namun sekali lagi perlu diingat, keberanian anda ini idealnya memang muncul dari hasil perencanaan yang matang dan terukur.

Nah, itu tadi 10 tips investasi properti yang bisa kami sampaikan. Semoga membantu anda yang akan memulai bisnis ini.

Artikel Terkait