10 Tips Bisnis untuk Pemula

Anda merasa sebagai pemula untuk memulai bisnis anda? Jangan khawatir dan ragu-ragu, setiap pengusaha yang kini mencapai harta dan aset bernilai miliaran juga biasanya mengalami tahap sebagai pemula bisnis. Bill Gates, pendiri Microsoft, juga pernah menjadi pemula dalam bisnis. Dia mengawali bisnisnya dari garasi rumah tempat tinggal orangtuanya. Sebagai pemula dalam hal apapun, terutama dalam bisnis, hal utama yang harus kita lakukan adalah belajar dengan mencari dan membaca informasi sebanyak-banyaknya mengenai hal terkait. Nah, kali ini kami akan membagikan 10 tips bisnis untuk pemula yang barangkali bisa anda jadikan referensi dan pertimbangan untuk menentukan bisnis apa dan bagaimana anda akan menjalankan bisnis tersebut. Mari kita belajar tips ini bersama-sama.

  1. Ketahui apa yang anda lakukan. Lakukan apa yang anda ketahui.

Ini adalah tips pertama yang akan menjadi menarik bagi anda. Memang benar bahwa kita bisa saja belajar mengenai suatu lahan bisnis sambil kita berjalan mencangkuli lahan itu. Akan tetapi ada nasihat yang mengatakan bahwa kita jangan memulai sebuah bisnis hanya karena lahan itu menawarkan keuntungan dan potensi balik modal yang sangat besar. Daripada mempelajari hal baru yang belum anda kenal, sebagai pemula lebih baik anda memulai dari hal yang anda cintai. Bisnis yang dibangun dengan talenta dan minat kita diyakini akan memberikan kesempatan meraih sukses yang lebih besar. Urusan untuk membentuk sistem bisnis yang mendatangkan keuntungan besar adalah urusan yang penting, tetapi lebih penting lagi adalah ketika anda menjalankan bisnis tersebut dengan bahagia. Rasa bahagia juga diyakini akan menumbuhkan bisnis anda dari hari ke hari. Hati-hati, ketika anda tidak meletakkan kesenangan dan kebahagiaan anda pada bisnis tersebut, bisa-bisa kata sukses akan menjauhi anda.

  1. Fokus, fokus, dan fokus!

Sebagai pemula dalam bisnis, anda akan mengalami banyak godaan untuk meraih setiap kesempatan dan peluang bisnis yang lewat di depan mata anda. Namun waspadalah, kadangkala peluang bisnis itu bagaikan serigala berbulu domba. Tampaknya memang empuk dan menggairahkan, tetapi di balik itu justru akan berbahaya bagi kondisi finansial anda. Beberapa pakar kewirausahaan menyarankan anda sebagai pemula untuk menghindari berjalan pada dua jalur bisnis yang berbeda. Alih-alih akan mendatangkan keuntungan berlipat ganda, keputusan ini justru akan berptensi menurunkan tingkat efektivitas dan produktivitas bisnis anda. Tentu saja hal inilah yang anda hindari, bukan? Jalani saja satu macam bisnis dengan sempurna, daripada lima bisnis yang anda jalankan dengan setengah-setengah. Ketika anda merasa harus beralih kepada proyek bisnis lain, barangkali memang ada yang salah dengan konsep awal bisnis yang sedang anda bangun. Baca: 10 Bisnis Kecil untuk Mahasiswa

  1. Jelaskan dengan singkat

Ketika anda berhadapan dengan klien atau bahkan investor yang berpotensi akan memberikan modal yang cukup besar bagi bisnis anda, presentasikan dengan singkat dan berbobot. Ketika anda akan mempresentasikan bisnis anda di hadapan investor, pastikan investor anda memahami dengan jelas konsep bisnis yang sedang anda bangun ini dalam waktu setidaknya 30 detik saja. Bagaimanapun, kesan pertama akan memengaruhi keputusan mereka untuk melakukan investasi atau tidak. Tunjukkan dengan jelas misi, tujuan, dan bagaimana cara anda untuk mencapainya. Tentu kejelasan itu juga harus dibantu dengan sikap yang profesional. Meskipun ide bisnis anda cemerlang, tetapi ketika anda tidak dengan jelas memberikan pandangan yang terang di awal, bisa jadi calon investor itu mundur karena tidak meyakini bahwa bisnis ini dapat berjalan seperti yang direncanakan.

  1. Realistis soal pengetahuan bisnis

Ada nasihat yang menarik soal ini. Paling tidak ada tiga hal yang harus anda ketahui dalam bisnis: 1) ketahuilah apa yang harus anda ketahui; 2) ketahuilah apa saja hal-hal yang tidak anda tahu; 3) ketahuilah siapa saja yang ahli dalam hal-hal yang tidak anda ketahui. Cukup mudah bukan untuk memahaminya? Maka bersikaplah realistis, tidak ada seorangpun yang tahu mengenai segala hal. Pastikan bisnis yang anda bangun ini anda bawa dengan menggandeng penasihat-penasihat bisnis dan mentor yang akan mengarahkan anda menjadi pemimpin dan pebisnis yang lebih baik dari hari ke hari. Maka memang anda perlu mencari partner bisnis ataupun pengusaha lain yang dapat anda posisikan sebagai mentor untuk mengembangkan bisnis anda demi mencapai tujuan yang anda letakkan di awal.

  1. Bertindaklah sebagai pemula

Anda boleh saja memiliki impian besar dalam bisnis anda. Anda boleh bermimpi produk anda menjadi andalan di suatu daerah, menyebar hingga penjuru negeri, atau bahkan diekspor hingga negara lain dan seluruh dunia. Anda boleh bermimpi setelah ini akan membeli kantor megah, rumah mewah, koleksi mobil, atau apapun aset yang tepat untuk anda miliki. Namun janganlah lupa, anda adalah pemula dalam bisnis. Karena anda adalah pemula, maka dompet anda itulah yang menjadi darah kehidupan dari bisnis anda. Bersikaplah realistis dan hindari penghambur-hamburan uang untuk investasi atau membeli aset yang tidak memungkinkan. Bagaimanapun juga, jam terbang dan kegagalan demi kegagalan adalah hal yang paling baik ketika anda membangun bisnis anda. Untuk itu anda perlu memerhatikan hal-hal mendetail soal keuangan, tingkat inflasi, dan mengelola keuangan anda dengan cermat dan efektif. Baca:Mengenal Untung-Rugi Inflasi Bagi Anda

  1. Belajarlah dari tekanan

Anda pasti pernah mendengar kata-kata bijak,?esuksesan dibentuk oleh lelehan air mata dan tetesan darah.?Selain mengingatkan kita untuk bekerja keras, nasihat ini juga mengingatkan anda bahwa jalan di depan tidak selalu mulus bak jalan bebas hambatan. Anda bisa saja belajar dari buku ataupun artikel dari internet, tetapi tidak ada satupun dari mereka yang dapat memprediksi masa depan bisnis anda atau masa depan anda sebagai pebisnis yang mencapai sukses. Rencana di atas kertas boleh saja matang dan sempurna, tapi siapkan juga strategi untuk rintangan yang tiba-tiba datang. Jangan pernah memulai bisnis baru tanpa anda pikirkan atau rencanakan, tetapi jangan juga menunggu beberapa bulan atau tahun untuk mengeksekusi rencana tersebut. Pastikan anda belajar dari tekanan-tekanan yang terjadi dalam perjalanan bisnis anda. Hal penting yang harus anda pegang adalah pelajari kesalahan yang anda lakukan dan jangan pernah melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

  1. Pikirkan bahwa tidak ada yang akan memberi anda uang

Tips yang satu ini cukup keras bagi pengalaman berbisnis anda. Jangan pernah berharap seseorang akan memberikan anda uang untuk mengembangkan bisnis yang sedang anda jalankan ini. Tentu maksudnya tidak seterang itu. Hal yang ingin ditekankan adalah ketika anda membutuhkan modal yang lebih besar untuk membangun bisnis anda, kembalilah pada tahap perencanaan dengan matang dan jelas. Dalam perencanaan tersebut anda harus menemukan mana poin yang bisa anda kembangkan, mana poin penting yang bisa anda tawarkan kepada calon investor supaya mereka mau memutuskan untuk menginvestasikan uang mereka. Pastikan dulu anda memiliki perencanaan yang jelas dan terukur terlebih dahulu. Jalankan bisnis anda dan catat perkembangannya sebelum anda menawarkan calon investor untuk menginvestasikan uang mereka. Ketika konsep bisnis anda matang dan dapat diaplikasikan dengan berhasil, peluang untuk mendapatkan modal akan membesar dengan sendirinya.

  1. Jagalah kesehatan anda

Barangkali anda bertanya, artikel ini berisi tips bisnis untuk pemula atau tips kesehatan? Tentu saja ini adalah tips bisnis, tetapi jangan lupa, investasi terbaik bagi diri anda adalah kesehatan. Berbagai penelitian menyebutkan produktivitas bisnis akan meningkat seiring kondisi kesehatan jiwa dan raga yang baik. Ketika anda memutuskan untuk menjalankan bisnis anda, pastikan anda telah menjaga dengan baik kondisi diri anda. Mengapa? Beberapa pakar mengatakan bahwa entrepreneurship yang anda jalankan ini adalah gaya hidup, bukanlah pekerjaan 8-to-4 yang biasa dijalankan orang kantoran. Bekerja hingga anda merasa sangat kelelahan akan mengganggu kondisi fisik anda, bahkan akan justru mengurangi tingkat produktivitas anda. Makan dan istirahat teratur, dan sempatkan diri untuk olahraga dan relaksasi.

  1. Jangan pernah menjadi korban atas bisnis anda sendiri

Hal ini sering terjadi pada beragam pemula dalam bisnis. Beberapa dari mereka memandang impian besar yang jadi tujuan mereka itu sebagai klaim keberhasilan yang mereka raih. Secara singkatnya, jangan pernah membicarakan omong kosong di depan rekan bisnis anda. Para pakar bisnis mengingatkan kita untuk jangan mengatakan apapun sebelum anda dapat menjalaninya. Jika anda ingin membuat rekan bisnis ataupun calon investor anda terkesan, buatlah kesan itu dengan menggunakan aksi, bukanlah perkataan belaka. Maka dalam hal ini anda perlu menghindari kenyataan yang dibesar-besarkan untuk menarik hati orang lain. Alih-alih menjadi tertarik dan mendukung iklim bisnis anda, bisa-bisa anda malah menjadi korban atas ketidakbijakan anda ketika menceritakan bisnis anda.

  1. Maju terus pantang mundur? Tunggu dulu!

Jargon atau slogan ini akan sangat tepat untuk membakar jiwa para pasukan yang masih menyimpan ketakutan dan kekhawatiran dalam hati mereka. Bagi anda yang seorang pebisnis pemula? Tunggu dulu, jargon ini tidak selalu dapat digunakan. Ibaratnya, jika jalan di depan adalah jurang yang dalam, apakah anda sebagai pemimpin bisnis anda ini tetap akan maju dengan segala konsekuensinya? Tentu tidak. Maka anda harus menajamkan intuisi bisnis dan menguatkan pengetahuan anda untuk dapat memutuskan kapan saat yang tepat untuk mundur. Pertimbangkan dengan masak-masak sebelum anda benar-benar mengeluarkan energi, dana, dan waktu yang besar untuk melakukan usaha-usaha pengembangan bisnis anda. Barangkali jika memang tidak ada peluang lain, anda harus besar hati dan berani untuk menutup bisnis anda, lalu melanjutkan ke lahan lain yang lebih anda ketahui serta lebih menguntungkan. Itulah mental pengusaha yang perlu kita bangun sebagai pemula dalam bisnis. Nah, itu tadi 10 tips bisnis untuk pemula yang bisa anda jadikan referensi. Tentu di luar sana masih ada tips bisnis yang beragam dan tidak kalah efektifnya untuk anda terapkan. Satu yang paling penting, buatlah diri anda berani untuk bertindak.