10 Tips Bisnis Ekspor

Bagi anda yang berpandangan luas dan memiliki modal yang cukup banyak untuk melakukan pengiriman produk ke tempat yang jauh, tidak ada salahnya untuk merencanakan mengekspor produk-produk lokal ke luar negeri. Bisnis ini sebenarnya banyak dilirik oleh kalangan pengusaha, terutama yang berada di daerah yang dekat dengan pelabuhan-pelabuhan yang disinggahi kapal-kapal barang. Masalahnya, banyak di antara mereka yang belum tahu prosedurnya dan menunda impiannya untuk mencangkul di ladang yang baru ini.

Anda akan menemukan beberapa tips bisnis ekspor dalam artikel yang anda baca ini. Tips ini disarikan dari beberapa sumber terpercaya. Bagaimanapun, bisnis ekspor adalah bisnis yang juga membutuhkan perencanaan yang matang untuk memulainya. Maka pilihan anda untuk menemukan artikel ini adalah pilihan yang sangat tepat. Mari kita simak:

  1. Menetapkan Produk Andalan dan Negara Tujuan Ekspor (NTE)

Ini adalah langkah awal anda. Paling tidak anda harus menjawab dua pertanyaan mendasar dari bisnis ekspor ini: ?au jualan apa??dan ?au dijual ke mana??Ketika jawaban tersebut masih berada dalam angan-angan anda dan belum tergambar jelas, saatnya anda untuk mencari informasi dengan cara apapun. Anda bisa browsing di Internet, ikut forum bisnis, bertanya kepada pengusaha ekspor, atau apapun yang bisa anda lakukan. Sebagai informasi, ekspor Indonesia saat ini terbagi menjadi dua macam, yaitu migas dan non-migas. Untuk migas tentu anda sudah mengerti, tetapi apa saja yang non-migas? Mereka adalah tekstil, produk elektronik, karet, kakao, kopi, rempah-rempah, medical equipment, makanan olahan, produk kerajinan, minyak atsiri, dan perhiasan. Anda bisa memulai dari produk yang dekat dengan lingkungan anda terlebih dahulu. Setelah itu carilah negara yang biasanya membutuhkan barang-barang ini.

Baca Juga:

  1. Menyiapkan Perlengkapan ?empur?antara lain : Brosur & Katalog, Spek Produk, dan Menghitung Biaya & Harga ke negara NTE tersebut

Setelah anda sudah menentukan produk andalan dan negara tujuan ekspor, kini saatnya bagi anda untuk mempersiapkan segala macam bentuk informasi yang berguna bagi calon pelanggan anda. Untuk membuat brosur dan katalog produk, jangan ragu investasikan uang yang sedikit lebih besar kepada jasa fotografer dan desain produk agar bisa memoles produk yang anda jual menjadi terlihat sebagus mungkin ketika ada di gambar. Pastikan anda terlebih dahulu menyediakan standar kualitas yang sebaik mungkin, sesuai dengan pasar yang anda tuju. Lengkapilah juga produk anda dengan spesifikasi yang runtut dan bisa diperbandingkan dengan produk serupa lainnya. Bila perlu berikan jaminan atau garansi jika spesifikasi tersebut tidak sesuai. Setelah itu pastikan anda tidak salah menghitung biaya kirim, sekaligus riset kecil-kecilan untuk mengetahui berapa harga yang akan anda letakkan pada produk yang anda ekspor. Untuk ini anda memang harus berkomunikasi dengan banyak pengusaha ekspor yang sudah bermain duluan.

  1. Memiliki website/blog yang berfungsi sebagai katalog atau etalase online

Ini adalah hal wajib yang harus anda miliki. Dengan memilikii website atau blog gratis, anda bisa memajang katalog produk anda. Blog itu akan sangat baik kalau anda gunakan sebagai etalase online toko anda. Setiap pengusaha ekspor bahkan dikatakan sangat wajib untuk memiliki blog ini, karena calon pembeli dapat mengakses blog anda di manapun juga selama masih ada koneksi internet. Beberapa informasi penting yang perlu anda tuliskan di etalase online anda ini misalnya, foto produk, keterangan spesifikasi produk, keunggulan, harga, narasi di balik produk (kalau ada), hingga bagaimana cara untuk menghubungi anda secara cepat (fast respond). Dengan informasi tersebut diharapkan kredibilitas anda sebagai eksportir akan diterima di hadapan para calon pembeli.

  1. Mendaftarkan website kita ke portal?ortal bisnis internasional

Setelah website anda sudah jadi dengan desain yang baik dan deskripsi produk yang menarik, daftarkan website/blog anda ke portal-portal bisnis internasional. Oh ya, pastikan anda menulisnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa yang disepakati menjadi bahasa internasional yang utama. Beberapa portal bisnis yang wajib anda kunjungi untuk mempromokan website anda misalnya portal.co.id, www.alibaba.com, www.fitt.ca, dan www.itintl.com. Atau barangkali anda juga menemukan website lain yang juga menyediakan forum bisnis internasional. Intinya adalah anda menemukan potensi pasar yang spesifik, sebuah tempat di mana eksportir dan importir bertemu dalam wadah yang sama untuk memulai hubungan bisnis.

  1. Memperhatikan Search Engine Optimization (SEO)

SEO adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan pastinya adalah membuat situs atau blog kita berada pada halaman/posisi satu di mesin pencarian (search engine) seperti Google, Bing, dan Yahoo. Logikanya, kalau orang mengetik kata kunci dan menemukan website kita di bagian atas dari situs pencarian tersebut, orang akan banyak berkunjung ke website kita. Untuk hal ini memang sedikit rumit dan butuh usaha lebih untuk bisa memahami dan mengaplikasikan teknik ini. Namun jangan khawatir, ada begitu banyak tutorial yang bisa anda temui di internet. Selain itu anda juga bisa memanfaatkan adword di Google yang memang berbayar.

  1. Menyiapkan model surat ?surat untuk korespondensi dengan buyer, seperti : Introduction Letter, Offer Sheet, Sales Contract, dan lain sebagainya

Setelah konsep bisnis anda sudah matang, segera siapkan format surat sebagai dokumen jual beli yang perlu anda dokumentasikan selama jangka waktu tertentu. Surat ini tentu menjadi sangat berguna untuk memenuhi prosedur-prosedur transaksi internasional. Misalnya pada Introduction Letter anda perlu menuliskan secara singkat tentang perusahaan anda, apa yang anda jual, harga berapa, minimum oder, dan sebagainya. Cukup satu halaman saja untuk surat pengantar ini. Kemudian untuk dokumen offer sheet, anda pada intinya menawarkan produk anda kepada importir. Offer sheet ini berisikan keterangan sesuai permintaan Importir mengenai deskripsi barang, mutu, harga dan waktu pengiriman. Selain itu pada offer sheet ini biasanya ditambahkan tentang ketentuan pembayaran dan pengiriman sampel atau brosur.

  1. Mempersiapkan sampel produk

Kita bisa memberikan sample kepada peminat yang serius saja secara gratis, dan untuk produk yang nilainya cukup tinggi kita bisa menchargedengan harga khusus. Apa pentingnya mengirim sampel? Kita perlu menyadari bahwa bisnis ini dilakukan pada jarak jauh dan biasanya dilakukan dalam jumlah yang sangat besar. Oleh sebab itu importir benar-benar membutuhkan sampel yang dapat mereka pegang dan amati secara langsung mengenai barang yang akan mereka beli dari kita sebagai eksportir. Ada beberapa metode dalam pengiriman sampel: 1) sample & cost courier free; 2) sample free + cost courier beban importir; dan 3) sample + cost courier beban importir. Nah, tapi satu yang perlu anda perhatikan adalah biaya terbesar pada proses ini adalah pada pengiriman. Dan importir tidak akan selalu menaruh minat pada sampel yang anda kirimkan tersebut. Jadi bersiaplah untuk menaruh beban nilai ini pada pos yang lain.

  1. Memanfaatkan instansi pemerintah dan swasta yang bisa membantu pemasaran

Pemasaran adalah proses yang sangat penting bagi pengusaha. Kita tentu mengerti di desa-desa sebenarnya ada begitu banyak produk kerajinan yang dibuat oleh penduduk. Namun mereka cenderung menghentikan usaha itu lantaran tidak memiliki jaringan pemasaran yang membuat produk mereka dapat dijual. Begitu juga dengan bisnis ekspor ini, anda harus memiliki jaringan pemasaran yang hidup. Untuk itu manfaatkan lembaga-lembaga seperti Dinas KUKM di bawah Kementerian KUKM, Kementerian Perdagangan, ITPC, dan sebagainya. Anda perlu menghubungi lembaga tersebut secara langsung agar dapat mendaftarkan perusahaan anda untuk diikutkan dalam event-event pemasaran di luar negeri yang mereka lakukan.

  1. Rajin mengikuti pameran produk

Jika mempunyai budget lebih, usahakan untuk mengikuti pameran yang relevan dengan produk kita, baik pameran di dalam negeri maupun luar negeri. Atau, anda memang perlu menganggarkan untuk kegiatan ini. Mendatangi pameran adalah upaya pemasaran yang bisa anda lakukan sendiri secara langsung tanpa harus meminta bantuan banyak dari pihak-pihak yang disebutkan pada tips sebelumnya. Dengan mengikuti pameran produk, anda akan bertemu dengan sesama pengusaha ekspor, serta anda juga akan bertemu dengan calon importir yang akan memesan produk anda. Selain berpotensi mengenal langsung importir anda, barangkali mereka langsung bisa melihat sampel produk anda, jadi anda kelak tidak perlu mengirim sampel ketika akan melakukan transaksi lantaran mereka sudah memilikinya.

  1. Melakukan pemasaran online secara konsisten dan berkelanjutan.

Disarankan untuk minimal 2 jam sehari di depan komputer, searching di Google dengan cara mencari bidang usaha buyer yang sesuai produk kita, kemudian kita usahakan untuk menemukan alamat emailnya, dan kemudian kita kirim email perkenalan dan penawaran. Jangan lupa untuk menjawab email dalam jangka waktu kurang dari 24 jam. Anda perlu menunjukkan bahwa diri anda adalah pebisnis yang memiliki kredibilitas dan kejujuran dalam bisnis, sehingga mereka merasa aman untuk melakukan transaksi dengan anda.

Nah, itu tadi beberapa tips bisnis ekspor yang bisa anda jadikan referensi untuk memulai bisnis ini. Produk lokal Indonesia adalah produk yang unik dan sangat diminati oleh negara lain. Peluang besar seperti ini akan mendatangkan keuntungan besar ketika anda mau bergerak untuk meraihnya.