10 Siasat Hidup dari Jutawan Muda

Salah satu kunci dari kesuksesan finansial adalah kita mau terus menerus belajar. Proses ini dapat kita lakukan dan dapatkan dari siapa saja, termasuk dari orang muda yang sudah mencapai kesuksesan finansial hingga mencapai jutaan atau bahkan miliaran rupiah.

Lewat artikel ini kami membagikan 10 siasat hidup dari seorang jutawan muda yang membagi pengalamannya melalui internet. Lewat 10 siasat ini, semoga anda bisa menarik sarinya dan mempraktikkannya dalam kehidupan anda. Mari melaju!

Apakah anda seorang muda, ambisius, percaya diri, dan anda mau untuk menjadi seorang jutawan? Bagus! Membaca artikel ini adalah langkah yang tepat untuk memulai perjalanan anda mencapai tujuan yang anda tentukan sebelummya.

Ataukah anda sudah bergerak terlebih dahulu? Anda sudah dengan berani memulai banyak hal dan membangun bisnis yang anda impikan mulai dari kecil. Jika memang sudah memulai tetaplah bermimpi, tetaplah memasang tujuan yang selalu anda perbaharui untuk selalu anda capai. Meski kadang anda memang butuh nyali besar untuk melampaui risiko-risiko finansial yang tentu akan anda dobrak untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi.

Pertanyaan terbesar yang seringkali mendatangi seorang muda yang berbisnis adalah apakah yang akan membuat anda menyerah ketika membangun sebuah kehidupan dan bisnis yang benar-benar anda inginkan?

Berikut perspektif kaum milenial yang akan memandu jalan anda untuk menjadi jutawan seperti yang anda impikan:

  1. Keep it simple.

Anda mulai dari hal yang sederhana, maka tetaplah jaga kesederhanaan itu. Bukan dimaksudkan untuk lambat berkembang kepada tahap selanjutnya, tetapi lakukanlah dengan pikiran yang sederhana.

Baca Juga:

Pada awalnya, anda hanya perlu memelajari hal sebanyak mungkin dengan gratis dari berbagai sumber di internet.

Ketika anda sudah memulainya, kaum milenial ini menyarankan kita untuk belajar mengoptimalkan fungsi dari jejaring profesional LinkedIn. Dalam kondisi sosial (dan media sosial) yang seperti saat ini, sangat penting bagi kita untuk memanfaatkan media sosial kita untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Butuh waktu yang tidak sebentar rupanya untuk membangun citra dan profil diri yang baik lewat media sosial yang kita punya.

Meski begitu kita juga perlu untuk tetap membangun jaringan dengan cara yang konvensional yaitu bertemu tatap muka. Keduanya, membentuk jaringan digital maupun tatap muka, perlu dilakukan dengan seimbang. Anda perlu membentuk hubungan yang nyata. Kemudian, daripada anda berkompetisi untuk menjadi yang terbaik, jadilah orang yang berbeda saja, karena itu akan menaikkan tawaran diri anda.

  1. Be frugal.

Masih dalam kerangka pikir yang sederhana, tetaplah untuk hemat. Ketika anda memiliki visi dan misi dalam bisnis yang anda tekuni, tetaplah untuk menekan pengeluaran anda seketat mungkin. Contohnya, anda tidak perlu membangun atau menyewa kantor di tengah kota untuk menunjukkan betapa bonafitnya bisnis yang anda tekuni. Kenyataannya, begitu banyak pengusaha yang bekerja dari rumah, perpustakaan, bahkan kafe. Anda jelas tidak memutuhkan susunan batu bata dan semen itu untuk bekerja, terutama jika yang anda garap bukanlah produk fisik.

Seorang pengusaha besar menceritakan kisah tentang hidup hematnya ini. Dia bercerita bahwa tidak membeli sebuah mobil sampai dirinya pindah dari kota New Yor ke Los Angeles. Dia baru membeli sebuah mobil setelah dirasa cukup dan didorong oleh mentor bisnisnya. Artinya, dia tidak terburu-buru untuk menggunakan uang yang dia tuai. Dia menyarankan kita untuk meletakkan visi terlebih dahulu, setelah sukses mencapai visi itu baru kita bisa berbelanja secara royal.

  1. Invest in yourself.

Ini adalah hal penting yang seringkali dilupakan. Ketika anda akan menginvestasikan apapun dalam usaha pengembangan bisnis anda, pastikan anda sebelumnya sudah menginvestasikan diri anda. Apa maksudnya melakukan investasi pada diri?

Jangan pernah ragu-ragu untuk mempekerjakan penasihat bisnis dan keuangan, membayar tutorial dan kelas bisnis secara online dengan pebisnis yang anda kagumi. Pada intinya, buatlah diri anda sebagai orang yang berpengetahuan bisnis terlebih dahulu secara baik. Keahlian dan pengetahuan adalah sebuah investasi yang akan anda bawa terus apapun kondisi ekonomi anda.

Hal ini terjadi dalam banyak hal, misalnya, sebuah perusahaan yang sangat bonafit. Mereka bisa saja membangun beberapa gedung sekaligus, membeli lahan ratusan atau ribuan hektar. Tetapi memiliki uang saja bukan merupakan jaminan mereka bisa mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas dan mampu mengembangkan perusahaan tersebut. Maka investasi kepada manusia jangan pernah dilupakan.

  1. Meditate.

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata meditasi? Barangkali yang muncul dalam benak anda adalah orang yang duduk bersila, diam, dan berkonsentrasi pada nafas atau apapun yang diajarkan. Meditas ini erat kaitannya dengan tradisi berdoa yang diajarkan oleh agama-agama.

Rupanya meditasi ini adalah sebuah upaya menyiasati hidup yang sangat populer, bahkan di dunia barat. Diyakini bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kejernihan dan fungsi kerja otak, menurunkan tekanan darah, dan banyak keuntungan lainnya. Dengan bermeditasi ini anda dapat memetik keuntungan baik dalam hidup maupun bisnis anda. Keuntungannya, anda bisa mengelola stres dengan lebih baik, mengelola waktu, dan bisa lebih fokus.

  1. Stay healthy.

Kebanyakan pengusaha seringkali terjebak pada rutinitas bisnis yang menantang dan mengabaikan kondisi kesehatan fisik mereka. Hal ini sering terjadi terutama ketika anda bekerja keras dari pagi hingga malam dan tidak menyediakan waktu sejenak untuk berolahraga setiap harinya.

Kenyataannya adalah bekerja di balik meja selama belasan jam sehari tidak akan menaikkan kualitas kesehatan fisik anda. Sepadat apapun jadwal anda, luangkan waktu minimal tiga kali seminggu untuk berolahraga ringan selama tiga puluh menit. Olahraga ini berguna untuk mendobrak stamina anda dan menjaga pikiran tetap segar serta aktif.

  1. Network.

Seperti yang sudah disinggung sedikit di atas, jaringan adalah hal yang penting, maka buatlah itu baik secara digital maupun secara tatap muka. Selain itu anda perlu untuk membuat diri anda berarti dalam jaringan itu. Anda perlu untuk membuat diri anda menjadi penghubung, yang membagikan informasi kepada yang lain dalam suatu event yang sama, membentuk koneksi yang juga berarti bagi orang lain.

Masalah yang kerap mendatangi pemula dalam bisnis adalah kesulitan untuk mendapatkan kelompok jaringan baru yang membuat anda nyaman untuk bergerak di sana. Jangan pernah ragu, buatlah jaringan anda sendiri. Ada nasihat barat mengatakan, ?iving is giving,?maka kita memang perlu memulai untuk memberi dan membagi pada orang lain untuk membangun jaringan kita sendiri.

  1. Think outside the box.

Berpikir dengan metode seperti ini akan membuat anda menemukan inovasi bisnis yang akan menarik pundi-pundi uang masuk ke dalam kantong anda dengan lebih deras. Seringkali ide anda terhenti untuk mencari inovasi baru dalam setiap bagian bisnis anda, maka selalu terapkan metode ini. Biarkan pikiran anda berimajinasi dengan liar. Jangan ragu-ragu pula untuk mencari inspirasi dari manapun. Terbukti bahwa metode berpikir ini akan menimbulkan gagasan baru yang dinanti-nantikan oleh orang lain yang mulai jenuh dengan gagasan yang begitu-begitu saja.

  1. Be yourself.

Jadilah diri anda sendiri. Untuk menjadi diri sendiri, langkah pertama yang anda lakukan adalah mengenali diri anda; mengenali apa yang membuat anda berbeda dari yang lain. Tidak perlu menjadi sama seperti orang lain, apalagi sampai menyembungikan ?eda?yang sebenarnya berpotensi luar biasa ketika anda maksimalkan.

Memanfaatkan ?eda?dalam diri anda memang bukan perkara mudah. Tetapi ketika anda bisa menggunakannya, anda bisa bertahan bahkan memenangkan dalam kompetisi perebutan pasar. Lagipula, dengan menjadi diri anda sendiri, anda akan selalu mengedepankan hati (follow your heart) dalam menjalani kehidupan maupun bisnis anda.

  1. Don? Give Up.

Terakhir, jangan pernah menyerah. Memulai sebuah bisnis dan menjalankannya membutuhkan semua kemampuan dan energi yang anda miliki. Ketika dalam perjalanan itu anda mengalami kegagalan, anggaplah itu sebagai sebuah proses belajar. Ketika anda sudah mengalami kegagalan pada satu hal, anda belajar dari itu dan akan menjalani kegagalan lain dengan lebih ringan.

Jangan pernah khawatir, kita semua pernah mengalami kegagalan. Besar ataupun kecil, dan selalu terjadi. Ingat kata seorang petinju profesional yang mengatakan bahwa petinju yang baik itu bukan yang bisa merobohkan lawan dengan sekali pukul, melainkan petinju yang selalu bisa berdiri lagi setelah dirobohkan berkali-kali. Begitu juga dengan bisnis dan kehidupan kita.

Peluang baru akan selalu datang dan terbuka pada hari ini. Ketika kita menyadari bahwa sikap dan pola pikir kita adalah yang terpenting untuk menangkap dan memanfaatkan peluang itu, 10 siasat hidup ini akan berhasil untuk membawa anda pada kesuksesan. Selamat berupaya!