Mengenal Gaji Berdasarkan UMR

Di setiap daerah untuk upah minimum mempunyai standar yang berbeda-beda, sehingga Pemerintah menetapkan Undang-undang mengenai pengaturan Upah Minimum Regional yang biasa disebut UMR. Apabila ada perusahaan yang tidak menaati ketentuan UMR maka karyawan berhak mengajukan tuntutan di pengadilan.

Bagi Anda semua tentunya ada yang berprofesi sebagai karyawan sebuah perusahaan ataupun pemilik badan usaha. Penting bagi kita semua mengetahui dan mengenal apa itu UMR. UMR yang ditetapkan pemerintah ini tidak mempunyai dasar atau patokan apakah itu gaji bersih atau kotor. Sehingga gaji menurut UMR dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu UMR dari gaji kotor dan UMR dari gaji bersih. Hal ini akan berlaku selama Pemerintah belum menetapkan batasan-batasan dari UMR.

UMR dari gaji kotor adalah pembayaran yang diberikan dari perusahaan kepada karyawan sebagai kompensasi kerjanya dan diperhitungkan berikut tunjangan-tunjangan karyawan, seperti uang makan, transport, kesehatan, dan lain-lain. UMR ini disebut gaji kotor karena gaji pokoknya sudah termasuk dengan tunjangan tersebut, sehingga ketika diperhitungkan dengan potongan tunjangan tersebut maka net yang didapat menjadi kecil. Biasanya perhitungan gaji kotor sebagai UMR digunakan oleh badan usaha menengah ke bawah, seperti toko, warnet, rumah makan, dsb.

UMR dari gaji bersih adalah pe pembayaran yang diberikan dari perusahaan kepada karyawan sebagai kompensasi kerjanya, tetapi tidak termasuk tunjangan-tunjangan karyawan, seperti uang makan, transport, kesehatan, dan lain-lain. UMR ini disebut gaji bersih karena gaji pokoknya tidak termasuk tunjangan karyawan, sehingga kalau diperhitungkan dengan tunjangan maka besar gaji yang diterima karyawan di atas UMR. Perhitungan gaji bersih sebagai UMR biasanya digunakan oleh badan usaha menengah ke atas, seperti Perusahaan Telekomunikasi, Perbankan, Departemen Store, dsb.

Sebagai karyawan pasti kita bertanya-tanya apakah kita dicurangi atau tidak gajinya. Untuk lebih jelasnya harus dilihat dari kontrak dan juga jangan malu bertanya ketika perihal gaji dibicarakan ketika akan bekerja. Apabila Anda mendapatkan gaji pokok yang sudah termasuk semua tunjangan, maka Anda harus menghitung-hitung terlebih dahulu apakah gaji pokok setelah dipotong transport dan makan sudah cukup atau belum. Seandainya kurang, dapat minta sedikit penambahan kompensasi dan jelaskan mengapa masih kurang, apabila tidak dapat sebaiknya Anda pilih ambil tawaran bekerja dengan gaji secukupnya atau mencari tempat lain dengan penawaran gaji yang lebih baik.

Apabila dalam tawaran kontrak kerja dituliskan gaji pokok dan tunjangan terpisah, maka yang perlu diperhatikan adalah rincian gaji pokok beserta tunjangannya, sehingga kita dapat memastikan apakah tunjangan yang keluar sudah sesuai dengan yang dijanjikan atau belum.

Bagi para pemilik badan usaha, tentunya UMR ini sangat penting ketika mempekerjakan karyawan. Karena dengan gaji yang cukup tentunya akan memotivasi karyawan ke arah yang positif. Pastika sudah mensurvey tingkat gaji yang diberikan badan-badan usaha lain yang bergerak di bidang yang sama, sehingga gaji yang diberikan tidak terlalu besar maupun terlalu kecil.

Dalam memberikan gaji apabila untuk pekerjaan bagian level terendah mungkin Anda akan memberikan gaji sesuai UMR, maka perlu dipikirkan baik-baik apakah gaji kotornya atau gaji bersih nya yang sesuai UMR. Misalkan karyawan Anda tinggal di daerah sekitar tempat usaha, bisa diberikan gaji kotor sesuai UMR, bila diperhitungkan bahwa transport hamper tidak perlu karena berjalan kaki sudah sampai, dan untuk makan bisa makan di rumah sendiri.

Lain hal untuk seorang sales marketing, gaji yang dapat diberikan adalah gaji bersih sesuai UMR. Jadi untuk uang makan dan transport sudah disediakan terpisah oleh perusahaan. Hal ini dapat dipertimbangkan karena seorang sales marketing lebih banyak bekerja di luar kantor sehingga membutuhkan banyak biaya seperti transport dan makan. Untuk lebih memotivasi sales marketing, Anda dapat memberikan komisi misalnya untuk 1000 unit barang terjual mendapat komisi 10%.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai UMR, semoga dapat berguna bagi karyawan dan pemilik badan usaha. (Hans Christopher G)

Leave a Reply