Jenis-Jenis Kredit Perbankan

Ditengah tekanan ekonomi global, ketahanan sistem perbankan masih tetap terjaga. Fungsi intermediasi perbankan terus meningkat, ditujukkan pertumbuhan kredit pada maret 2008 sebesar 34,2 triliun menjadi Rp 1.080,1 triliun. Dengan peningkatan ini, prosentase kenaikan kredit dalam setahun menjadi 28.1% dari sebelumnya 26.6%.

Kredit bersifat kooperatif antara si pemberi kredit dan si penerima kredit atau antara kreditor dan debitor. Mereka menarik keuntungan dan saling menanggung resiko.

Kata kredit berasal dari bahasa Latin Credere yang berarti kepercayaan. Kepercayaan yang dimaksud di dalam perkreditan adalah si pemberi dan sipenerima kredit. Kredit adalah pemberian prestasi (misalnya uang dan barang) dengan balas prestasi (misalnya uang (kontraprestasi) yang akan terjadi pada waktu mendatang.

Tujuan kredit adalah mendapat profitability yang aman dan bank pemerintah yang mengemban tugas sebagai agent of Development yaitu menyukseskan program pemerintah dalam ekonomi dan pembangunan, meningkatkan aktivitas perusahaan guna terjaminnya kebutuhan masyarakat, perolehan laba untuk kelangsungan hidup perusahaan dan perluasaannya.

Bank komersial dalam memberikan kredit pada umumnya bertitik tolak dari segi sosial ekonomi. Dengan melihat tujuan kredit, Bank menyediakan berbagai jenis kredit bagi masyarakat.

Jenis-jenis kredit tersebut :

Jenis kredit menurut tujuan :
• Kredit konsumtif
• Kredit Produktif
• Kredit perdagangan

Jenis kredit menurut jangka waktu
• Kredit jangka pendek (short term loan)
• Kredit jangka menengah (medium term loan)
• Kredit jangka panjang (long term loan)

Jenis kredit Dengan jaminan
• Unsecured loan
• Secured loan

Jenis kredit berdasarkan Pencairan
• Non cash loan
• Cash loan atau
• Kredit afbetaling/self liquidating credit
• Kredit revolving
• Contingency financing

Jenis kredit menurut penggunaan
• Kredit Eksploitasi
• Kredit Investasi
• Kredit Konsumtif

Jenis kredit menurut sumber dana
• Dana internal bank
• Dana eksternal bank
• Sindikasi

Kredit lainnya:
• Bank to back loan
Kredit yang dijamin dengan dana minimal sebesar 100% dari   plafon kreditnya
• Two Step Loan
Kredit usaha yang sumber dananya diberikan kepada debitur melalui 2 tahap, misalnya ADB kepada BCA melalui BI
• Syndication loan
Kredit usaha yang sumber dananya diperoleh dari beberapa bank atau lembaga keuangan.

Berbagai jenis kredit ini disediakan bagi guna bermanfaat bagi masyarakat dalam membuka lapangan usaha dan kerja baru; pemerataan penghasillan; pengembalian dana berserta bunga; perolehan faktor-faktor produk dengan prosedur yang mudah, cepat dan relatif murah; Dan ada efek berantai bagi pertumbuhan ekonomi. (Merlina Hamadi)

Leave a Reply