7 LANGKAH MENYELESAIKAN HUTANG

Tanggal 1 atau 25 bagi sebagian dari kita merupakan tanggal yang sangat kita tunggu. Siapa sih yang tidak bahagia jika kita menerima gaji? Namun bagi sebagian dari kita, tanggal ini juga membuat kita pusing tujuh keliling, pasalnya tagihan mulai berdatangan. Belum lagi hadiah berkat perpuluhan untuk Tuhan. 

Bagi sebagian orang, hal ini diperparah dengan utang yang menumpuk bagaikan gunung.

 

Dilema muncul ketika penghasilan kita tidak cukup untuk membayar seluruh beban hutang kita… bahkan terkadang hanya untuk membayar pembayaran minimal. Nah jika demikian gimana dong. Maka itu, artikel ini akan membahas bagaimana caranya mengatasi hutang yang melilit kita.

 

Seringkali dalam benak kita muncul…

Bayar sekarang atau nanti?

Tidak membayar hutang merupakan satu cara untuk menghibur diri sekaligus mengubur diri kita dalam kematian financial kita. Sangat tidak masuk akal jika liburan kita, atau kemewahan sesaat dengan membayar cicilan minimal seumur hidup. Istilah kerennya enjoy now, pay forever… he he he… sebab faktanya menunjukkan bahwa utang kita akan lunas selama tiga puluh tahun jika kita membayar cicilan minimal bulanan.

 

Jadi bagaimana menyiasati sekaligus membunuh hutang-hutang kita?

 

  1. Buatlah daftar dari semua hutang kita.

Buat semua daftar hutang  kita. Daftar hutang harus diurutkan dari yang terbesar ke yang terkecil. Jangan lupa mencantumkan suku bunga yang berlaku untuk tiap tiap hutang. 

2.   Prioritaskan pembayaran

Bayar hutang yang terkecil terlebih dahulu. Lunasi sehingga tidak menjadi beban lanjutan bagi kita. Sementara bayar minimal buat hutang yang lebih besar. Jika hutang kecil dapat diselesaikan lanjutkan ke hutang yang lebih besar. Kita juga dapat menyelesaikan hutang dengan bunga tinggi terlebih dahulu, baru yang berbunga rendah. Para ahli juga merekomendasikan kita untuk membayar minimal dua kali pembayaran minimal sehingga hutang kita akan selesai kurang dari tiga tahun.  

     3.     Jangan menyelesaikan hutang dengan hutang lainnya.

Dengan kata lain jangan membuka kartu kredit untuk menyelesaikan hutang hutang masa lampau sekalipun dengan iming-iming free transfer balance. (Kecuali jika free transfer itu diikuti dengan free interest. Inipun harus dilakukan dengan nasihat ahli). 

 

Percaya deh,  menyelesaikan lubang dengan menggali lubang akan membuat kita makin pusing.

 

       4.   Tutup (kartu) kredit yang tidak terpakai

Jika Anda telah menyelesaikan hutang Anda, kita harus mengambil langkah tegas dengan menutup kartu kredit yang tidak perlu. Selain menghemat pengeluaran iuran tahunan menutup kartu kredit tentunya akan mengurangi godaan kita untuk belanja secara berlebihan.

  

       5.    Musiumkan atau bekukan kartu kredit kita di rumah

Terkadang kita tidak sanggup menahan godaan mega bazaar sale, diskon dan rebate yang sangat menarik kita untuk giat berbelanja. Namun di sisi lain,kadang kita masih lebih benar-benar memerlukan kartu kredit itu (untuk auto payment misalnya) ada baiknya jika memusiumkan kartu tersebut di lemari kita saja.

Membekukan kartu di lemari es juga merupakan ide yang baik karena waktu pencairan akan memberi kita waktu berpikir ulang setiap kali kita tergoda untuk membeli barang.   

      6.    Gunting kartu kredit Anda

Jika kita tidak berhasil mengekang kemauan kita untuk belanja ada baiknya untuk menggunting kartu kredit kita. Utang dengan bunga tinggi ibarat kangker. Memotong kangker memang menyakitkan namun akan membuat keuangan kita lebih sehat.

     7.  Jangan berhutang lagi

Akhirnya Tuhanpun bingung dan akan menangis jika kita tetap bebal dan mengulangi kesalahan kita walaupun sudah diingatkan. Kala hutang kita lunas lupakan untuk berhutang lagi. Bayar setiap tagihan dengan tepat waktu.  

Selamat menyelesaikan hutang Anda.

 

Catatan penulis

Nama lengkap saya Romandito

Entrepreneur and investor

6 Comments

  1. cara pinjam gimana

  2. To the point sy pusing dng utang saya.krn pendpatan tdk sm skali bisa buat byr utang2 saya.saya hrs bgaimana ya?

    • Langkah pertama cepat lunasi hutang. Jika kurang uangnya bisa mencari usaha sampingan. Kuncinya harus menambah penghasilan dan coba mengurangi pengeluaran

  3. Sy seorng kontraktor,thn 2013 sy mendpt pekerjaan,saya mengajukan kredit di bank untuk mendukung usaha saya.tapi proyek itu gagal total dari pinjaman 400 juta,sy baru kembalikan 130 juta.trus ada lagi pinjaman di teman teman dan keluarga..senilai 80 juta.Sekarang sy belum memperoleh satu pekerjaan proyek.dan dana sesenpun saya tidak punya.Bagaimana solusi buat saya,saya mohon bantuannya….

  4. Pak, sy punya usaha kecil toko kelontong, dan modal awal dr pinjaman bank, td nya sy lancaar membayar angsuran. Tp belakangan ini penghasilan sy berkurang dan bahkan terjebak hutang koperasi harian dan makin lama makin besar, karna untuk gali lobang tutup lobang istilah nya. Tolong masukan buat sy agar sy bs melunasi hutang dan memajukan usaha sy yg sedang terpuruk..thx

  5. Assalamu alaikum saya Dewi dri Madura saya mau ucapkan terimah kasih kepada pemilik room ini karena berkat room ini saya kenal dengan eyang keramat,awalnya saya hanya penjual nasi keliling saya punya anak 3 dan hampir semuanya tidak sekolah,saya sangat miskin penghasilan Cuma 5rb/hari saya sangat frustasi dan hampir bunuh diri,saya coba banyak cara untuk dapatkan uang banyak akhirnya saya buka internet dan tidak sengaja mendapat nomor eyang keramat saya coba untuk menelpon,dan saya diberi solusi.awalnya saya ragu tapi saya coba ikut solusi dari eyang syukur Alhamdulillah sekarang saya sudah sukses,saya sudah punya rumah makan sendiri,dan semua anak saya sekolah,sumpah demi Allah saya menulis artikel ini derngan berlinan air mata,saya berharap yang membaca artikel saya ini bisa ambil hikma dari perjalanan hidup saya.bagi kawan yang ingin seperti saya silahkan hub eyang keramat di nomor 082243681909 insya allah akan diberi jalan,sumpah demi Allah ini nyata dan benar adanya,terimah kasih ,Indahnya berbagi…..Allahuakbar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *